Kamis, 18 Januari 2018 00:35 WITA

Lamar Gadis Lulusan SD Rp127 Juta, Ternyata Begini Alasan Pengantin Pria

Editor: Abu Asyraf
Lamar Gadis Lulusan SD Rp127 Juta, Ternyata Begini Alasan Pengantin Pria
Fika Alvira (kiri) memnghebohkan jagat maya dengan uang panaik Rp127 juta. (FOTO: FACEBOOK)

RAKYATKU.COM - Beberapa hari ini, jagat maya kembali dihebohkan biaya tinggi. Di Sulawesi Selatan, lebih dikenal dengan uang panaik. Tidak tanggung-tanggung, walaupun mempelai wanita hanya lulusan SD, prianya berani bawa Rp127 juta.

Pertanyaannya, apa yang membuat pihak pria berani untuk membawa uang panaik semahal itu? Informasi yang dihimpun Rakyatku.com, pria dan wanita ini dijodohkan orang tua masing-masing. Keduanya satu kampung di Desa Kalibaru, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Pengantin pria bernama Saimul. Sementara wanitanya, Fika Alvira. Fika belum sampai berusia 17 tahun. Wajahnya tergolong cantik. Orang bilang bunga desa. Banyak pria yang tertarik. Makanya, Saimul tidak ingin menunggu lama-lama.

Itu pula sebabnya, keluarga Saimul berani menyiapkan uang panaik hingga Rp127 juta demi mendapatkan Fika. Pernikahan dua anak muda ini pun menjadi heboh setelah foto Fika yang sedang memangku segepok uang diunggah ke media sosial, Facebook.

Foto itu diunggah pemilik akun Aprielia Nelhyapreliani. "Wow gadis asal Bombana yang katanya tamatan Sekolah Dasar (SD), dia beri mahar/uang panai Rp 127 juta. Udede mahalnya, manrasai (tobat.red) laki-laki kalau begini," komentar Aprielia dalam statusnya di Facebook.

Zulfikar, salah seorang warga yang hadir dalam resepsi pernikahan Saimul-Fika. Dia membenarkan bahwa uang panaik Rp127 juta itu benar terjadi. Selama ini, ada persepsi di tengah masyarakat, bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan, uang panaik semakin mahal. Kenyataannya, tidak selalu demikian.

"Kalau yang saya tahu Alfika tamatan SD dan usianya masih di bawah umur. Sedangkan Saimul usianya sekitar 19 tahun," ujar Zulflikar seperti dikutip dari SultraKini.com.