Minggu, 14 Januari 2018 14:20 WITA

Salju Hitam Turun di Kazakhstan, Apa Penyebabnya?

Editor: Andi Chaerul Fadli
Salju Hitam Turun di Kazakhstan, Apa Penyebabnya?
Foto: Denis Gorobets

RAKYATKU.COM - Pemerintah Kazakhstan sedang menyelidiki salju berwarna hitam yang menyelimuti Kota Temirtau, wilayah Karaganda. Sejumlah pihak menilai perubahan warna salju itu akibat emisi dari industri yang ada di kota itu.

Dikutip dari The Astana Times, Minggu (14/1/2018), warga setempat juga melaporkan bau tertentu di seluruh kota yang terasa sangat kuat di malam hari dan akhir pekan.

Penduduk kota itu menyalahkan pabrik ArcelorMittal, bagian dari ArcelorMittal Group dan perusahaan pertambangan dan metalurgi utama di Kazakhstan.

Kelompok kerja yang terdiri dari perwakilan pemerintah kota dan daerah, kantor kejaksaan, pakar lingkungan, spesialis departemen sumber daya alam dan perwakilan industri, telah dibentuk untuk menyelidiki alasan di balik fenomena lingkungan yang terjadi.

Kepala Departemen Ekologi Daerah, Alibek Bekmukhametov mengatakan, ArcelorMittal terbukti memiliki emisi yang berlebihan. Namun penyelidikan yang lebih luas mengenai kegelapan salju harus dilakukan.

"Departemen melakukan inspeksi di ArcelorMittal Temirtau dan hasilnya menunjukkan jumlah emisi melebihi batas. Mereka juga gagal memenuhi rencana tindakan perlindungan lingkungan. Dengan adanya pelanggaran tersebut, perusahaan tersebut mengajukan kewajiban administratif sebesar 105 juta tenge (US$ 317.100) dan juga harus membayar 495 juta tenge (US$ 1,49 juta) untuk kerusakan lingkungan. Surat perintah tersebut dikeluarkan mewajibkannya untuk memperbaiki pelanggaran tersebut," kata Bekmukhametov.

Perwakilan ArcelorMittal mengatakan, perusahaan telah menjanjikan $56,4 juta untuk memperbaiki peralatan pembersihannya pada tahun 2017, 2018, dan 2019. 

Pemerintah daerah Karaganda meminta pada bulan April 2017 untuk melakukan inspeksi terhadap perusahaan-perusahaan besar di wilayah ini dan pencemar udara yang paling banyak dicurigai.

Berita Terkait