Minggu, 14 Januari 2018 08:48 WITA

Bayi Prematur Terkecil Ini Sama Beratnya dengan Sebatang Coklat

Editor: Fathul Khair Akmal
Bayi Prematur Terkecil Ini Sama Beratnya dengan Sebatang Coklat
Salah satu bayi terkecil di dunia, Manushi (Daily Mail)

RAKYATKU.COM - Salah satu bayi terkecil di dunia, Manushi, memiliki berat hanya 300 gram, atau sama dengan berat coklat ukuran besar. 

Dia lahir 12 minggu lebih awal. Dalam sejumlah gambar, nampak kakinya seukuran ibu jari ayahnya.

Anak termuda dari pasangan di Rajasthan, India, memiliki panjang 21,8 cm dan dianggap bayi terkecil yang pernah lahir di Asia.

Manushi lahir dengan kondisi tidak bernafas, kulit setipis kertas dan organ yang kurang berkembang, ternyata sempat dirawat di rumah sakit selama enam bulan. Namun, hingga keluar dari rumah sakit, dia hanya berbobot 2,3 kg.

Meskipun hanya punya kesempatan 0,5 persen untuk bertahan hidup tanpa kerusakan otak, dokter mengatakan Manushi tampak normal secara intelektual.

Ibu Manushi, Seeta (48) dan ayahnya, Giriraj (50) mengatakan bayi mereka baru saja melawan semua kemungkinan, tapi dia berhasil melakukannya.

"Dia baru saja berjuang melawan segala kemungkinan, tapi dia berhasil," katanya dikutip kompas.com.

Seeta menderita tekanan darah tinggi yang berbahaya selama kehamilannya, dengan pemeriksaan yang menunjukkan tidak adanya aliran darah ke janin.

Dia menjalani operasi darurat pada 15 Juni 2017, hanya 28 minggu usia kehamilannya. Setelah kelahirannya, Manushi segera dimasukkan ke ventilator dan dipindahkan ke JIVanta Children Hospital NICU.

Dokter rumah sakit, Janged mengatakan ketika bayi itu lahir, petugas medis tidak yakin akan apa yang akan terjadi.

"Dia sedang berjuang untuk bernapas, jadi segera pasang alat bantu pernapasan untuk memperluas paru-parunya yang kecil dan belum matang," ucapnya.

"Dia tidak bisa diberi makan secukupnya karena ususnya belum cukup kuat," katanya.

Dalam beberapa hari pertama kehidupan Manushi, dia kehilangan berat badan. Namun, setelah 7 minggu bertahan, dia bisa mulai minum susu.

Manushi juga menjalani transfusi darah dan alat bantu pernapasan untuk sementara dimatikan karena menyebabkannya dia menahan napas saat tidurnya.