Sabtu, 13 Januari 2018 16:07 WITA

Digerebek Indehoy di Bengkel, Amrin Tewas Ditangan Istri dan Anak

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Digerebek Indehoy di Bengkel, Amrin Tewas Ditangan Istri dan Anak
Ilustrasi/Muh Fadly.

RAKYATKU.COM - Amrin, (62) warga Pekanbaru, Riau, tewas setelah dianiaya enam orang dalam kondisi kaki dan tangan terikat. Parahnya, salah satu pelaku adalah istri kedua korban, Sari Purwati (44). 

Mulanya, Amrin dituduh berzina dengan seorang wanita inisial BL (29) di bengkel korban di Jalan Kubang Raya, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan‎, Kota Pekanbaru. Peristiwa itu terjadi Sabtu, (13/1/2018) dini hari.

"Dalam kasus ini ada 6 orang kita amankan termasuk istri korban. Mereka melakukan pengeroyokan dengan cara korban dan wanita selingkuhannya diikat dengan tali. Korban tewas di lokasi akibat penganiayaan," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto.

Susanto mengatakan, keenam orang yang diamankan ini masih berstatus satu keluarga. Ada juga yang yang merupakan anak tiri korban.

"Mereka masih kita lakukan pemeriksaan secara maraton untuk mengumpulkan keterangan lebih lanjut. Mereka statusnya masih terperiksa," jelasnya dilansir laman Detikcom.

Polisi juga memeriksa seorang wanita teman selingkuh korban inisial BL. BL ikut diikat dan menyaksikan pengeroyokan terhadap Armin.

"Kita juga lagi memintai keterangan dari saksi BL itu. Karena dia juga diikat dan menyaksikan terjadi perbuatan main hakim sendiri yang menyebabkan kematian korban," ujar Susanto.

Susanto juga akan mendalami soal informasi yang menyebut Sari sebagai istri kedua korban. "Kabar awal salah satunya berstatus istri kedua korban. Tapikan sah atau tidaknya pernikahan itu harus kita kumpulkan dulu bukti-buktinya," tukasnya.