Sabtu, 13 Januari 2018 15:33 WITA

Harga Beras di Makassar Melonjak

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Harga Beras di Makassar Melonjak

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Wali Kota Makassar Moh Ramadhan "Danny" Pomanto, dan Kadis Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah meninjau harga beras di pasar tradisional, Sabtu (13/1/2018). 

Dua pasar yang ditinjau langsung oleh Syahrul dan Danny yakni Pasar Pa'baeng Baeng dan Pasar Terong. 

Dari peninjauan ditemukan harga beras mengalami kenaikan yang cukup signifikan, baik pada beras medium maupun premium, dengan rata-rata kenaikan Rp2.000/kg. 

Di pasar Pabaeng- Baeng, beras medium yang sebelumnya berada pada kisaran Rp8.000/kg naik hingga Rp10/kg.

Harga Beras di Makassar MelonjakSementara untuk harga beras premium yang sebelumnya hanya berkisar Rp9.000/kg saat ini tembus hingga Rp13.000/kg.

"Sudah dua minggu lebih harga beras naik, penyebabnya karena faktor cuaca, sehingga saat kita pesan ke daerah nanti dua sampai tiga hari baru bisa sampai, ini juga penyebabnya karena belum masuk musim panen," ujar Arul, salah satu pedagang di Pasar Pa'baeng Baeng. 

Sementara itu, pedagang lainnya, Hapid, mengatakan, rata-rata harga beras memang mengalami kenaikan di setiap pedagang. Bahkan ada yang lebih mahal lagi dari yang ada saat ini. 

"Tapi untuk stok beras masih aman, kita tidak terlalu kesulitan, yang bermasalah memang karena harga beras yang naik, " jelasnya. 

Harga Beras di Makassar MelonjakKenaikan harga beras di Makassar ini telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Menteri Perdagangan, yakni untuk wilayah Sulawesi HET untuk beras adalah Rp9.450/kg untuk beras medium dan Rp12.800/kg untuk beras premium.

Sementara itu, untuk beras literan, meski mengalami kenaikan tidak setinggi harga per kilo nya. Saat ini harga beras literan berada pada kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000 per liter. Harga ini juga mengalami kenaikan yang sebelumnya hanya berada pada harga Rp6.000/liter.