Jumat, 12 Januari 2018 09:41 WITA

Pemprov Sulsel Akan Lunasi Utang di PIP Sebelum Periode SYL Berakhir

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Pemprov Sulsel Akan Lunasi Utang di PIP Sebelum Periode SYL Berakhir
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama wakilnya, Agus Arifin Nu'mang.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemprov Sulsel masih menyisahkan utang pokok sebanyak Rp65 miliar dengan bunga Rp5 miliar di Pusat Investasi Pemerintah (PIP) hingga Desember 2017. 

Utang Pemprov tersebut rencananya akan dilunasi sebelum masa periode ke II Gubernur dan Wagub Sulsel, Syahrul Yasin Limpo - Agus Arifin Nu'mang berakhir pada April mendatang.

"Iya kita masih punya utang di PIP, rencananya kita akan lunasi utang tersebut Februari mendatang, artinya utang kita itu akan lunas sebelum periode pak Gubernur berakhir nantinya, itu memang sesuai dengan janji kita," ujar Sekprov Sulsel Abdul Latif.

Abdul Latif menegaskan bahwa Syahrul Yasin Limpo tidak ingin meninggalkan utang kepada Gubernur Sulsel selanjutnya.

"Pak Gubernur tidak mau meninggalkan utang saat meninggalkan jabatannya ini, kalau Gubernur selanjutnya nanti mau meminjam utang lagi itu tergantung pada Gubernurnya kalau mau juga berulang," imbuhnya.

Sementara itu kepala BPKD Sulsel, Andi Arwien Azis mengatakan, pokok utang Pemprov terakhir kali dibayar di bulan November 2017, sehingga pembayaran selanjutnya jatuh pada bulan Februari 2018. 

Arwien menambahkan, sejauh ini pembayaran utang Pemprov Sulsel di PIP tidak pernah ada masalah. Tinggal tahap pelunasan utang yang tersisa dan melanjutkan pembangunan yang ada saat ini berjalan. 

Diketahui, utang pokok Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan di Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang dikeluarkan  2013 lalu mencapai Rp472 miliar. 

Pinjaman tersebut diambil Pemprov Sulsel untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Sedang pembayaran bunga dan utang pokok mulai dibayarkan sejak 2015, yang bersumber dari APBD tahun berjalan.