Rabu, 27 Desember 2017 08:05 WITA

Hadiri Natal Sangmaneta di Tator, Ini Pesan SYL

Editor: Adil Patawai Anar
Hadiri Natal Sangmaneta di Tator, Ini Pesan SYL
SYL.

RAKYATKU.COM, TORAJA - Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri Perayaan Natal Komunitas Sangmaneta di lapangan Parappo, Tana Toraja, Selasa malam (26/12/2017). 

Gubernur dua periode ini disambut ratusan warga yang merayakan Natal. SYL dalam sambutannya mengatakan kehadirannya di tempat tersebut  karena keridhaan Tuhan, Allah SWT.

"Dalam kitab yang saya pahami,  tidak pindah satu debu pun tanpa ridha-Nya, tanpa izin-Nya," kata Syahrul YL. 

Perayaan Natal ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan seseorang dan mendalami ajaran kristiani. 

"Natal tidak menjadi ritual pengulangan semata, tetapi mampu meningkatkan keimanan seseorang dan mempelajari Kristiani lebih mendalam dan besar," harapnya. 

Dia menambahkan, untuk masyarakat Toraja, Pemprov Sulsel dan dirinya sebagai gubernur selalu mempromosikan Toraja baik dengan menghadirkan kegiatan seperti Lovely Toraja (Desember) dan pendekatan lain. 

"Saya selalu bilang jangan mati sebelum ke Toraja, kenapa? karena orang Toraja,  bagus agamanya,  budaya dan hatinya," ucap Syahrul YL. 

Bentuk lain penghargaan Pemprov Sulsel kepada Toraja dengan hadirnya Taman Lakipadada dan bangunan Tongkonan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Sulsel dua periode ini meminta maaf karena tidak bisa menghadirkan Presiden RI pada acara Lovely Desember. 

"Beliau ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, tetapi menjanjikan akan datang ke Toraja," jelasnya. 

Sementara itu,  Bupati Tana Toraja Nico Demus Biringkanae meminta warga berterima kasih atas kedatangan Gubernur Sulsel tersebut. 

"Pak Gubernur telah berkali-kali datang Toraja termasuk pada Natal malam ini," ungkap Syahrul.  
Lebih jauh, Nico berharap jamaah yang hadir mampu mengikuti ajaran Yesus Kristus dengan baik. 

"Mampukah kita menjadi domba yang baik. Kita merayakan Natal adalah kebanggaan. Oleh karena itu, jangan ada perbedaan pandangan, golongan, ras,  kulit dan agama, kita jadi satu. Mari kita perekat persaudaraan,  kita dorong persatuan bangsa," pungkasnya.