Minggu, 05 Juni 2016 21:44 WITA

Diminta Tambah Anggaran Proyek Kereta Api, JK: Keuangan Negara Melemah

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Vkar Sammana
Diminta Tambah Anggaran Proyek Kereta Api, JK: Keuangan Negara Melemah

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Salah satu mega proyek Sulawesi Selatan, yakni pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi mendapat perhatian khusus dari Wakil Presiden Ri, Jusuf Kalla.

Dalam kunjungannya ke Sulsel, JK yang didampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyempatkan untuk meninjau pembangunan jalur KA di Kabupaten Barru, Minggu (5/6/2016).

Dalam kesempatan tersebut, SYL menagih janji pemerintah pusat pada JK, terkait penambahan anggaran Rp2 triliun untuk mempercepat pembangunan jalur KA.

"Kami ingin menagih janji presiden yang Rp2 triliun untuk tahun ini. Saya minta ke Pak Henry (PPK proyek kereta api) untuk menjelaskan perkembangan proyek ini ke Pak Wapres," kata Syahrul.

Menanggapi permintaan tambahan anggaran dari SYL, JK menjelaskan bahwa saat ini kondisi keuangan negara sedang melemah. Sehingga hanya sedikit yang dianggarkan, bahkan beberapa proyek dan kebijakan mengalami pemotongan dana.

loading...

"Kondisi hari ini, keuangan negara agak melambat, sehingga juga terimbas di beberapa proyek. Meski demikian ini tetap menjadi prioritas pemerintah," ucapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan proyek kereta api membutuhkan waktu yang lama untuk penyelesaiannya. Disamping itu, juga dibutuhkan teknologi dan anggaran yang memadai untuk menyelesaikannya. Tetapi pihaknya juga akan berusaha agar penyelesaian proyek KA ini dapat tepat waktu.

"Tapi kita berusaha untuk diselesaikan tepat waktu (2018). Karena keberadaan kereta api ini bisa mempercepat arus logistik dan penumpang di Sulawesi," tambah JK.

Loading...
Loading...