Kamis, 21 Desember 2017 09:16 WITA

Lima Pernyataan Penting Golkar Usai Munaslub, Satunya Bahas KPK

Editor: Almaliki
Lima Pernyataan Penting Golkar Usai Munaslub, Satunya Bahas KPK
Airlangga Hartarto

RAKYATKU.COM - Airlangga Hartarto sudah resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2017-2019, usai Musyawarah Luar Biasa (Munaslub). Terumuskan pula lima pernyataan politik di bawah pimpinan Airlangga, yang disampaikan Ketua DPP Golkar, Ibnu Munzir. 

Pertama, Golkar prihatin dengan berkembangnya paham, aliran, dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Serta terjadinya tindakan intoleransi dan persekusi. 

"Oleh karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila secara demokratis, partisipatif, dan edukatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Partai Golkar bersama dengan partai politik lain dan masyarakat akan memperjuangkan lahirnya RUU Pengamalan Nilai-nilai Pancasila," kata Ibnu dikutip dari Suara, Rabu (20/12/2017) kemarin malam.

Kedua, Golkar mendesak aparat penegak hukum, Polri, Kejaksaan dan KPK untuk bersinergi dalam pemberantasan korupsi. "Partai Golkar tidak setuju terhadap setiap upaya yang bertujuan untuk melemahkan KPK," ujar Ibnu.

Ketiga, kinerja pemerintah yang menjaga pertumbuhan ekonomi, diapresiasi. Golkar memahami upaya pemerintah untuk mengatasi pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan.

Loading...

"Karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah yang memberikan prioritas pada program-program pro rakyat, sekaligus menginstruksikan kepada kepala-kepala daerah kader Partai Golkar untuk membuat program padat karya guna mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat."

Keempat, Golkar mengapresiasi langkah-langkah dan sikap tegas Presiden Joko Widodo yang pro-aktif menggalang dukungan negara-negara OKI dan Uni-Eropa untuk mempercepat penyelesaian perdamaian di Palestina. 

Kelima, sebagai pilar utama demokrasi dan institusi yang menjalankan rekrutmen politik, partai politik harus berintegritas. 

"Bagi Partai Golkar berpolitik adalah ibadah dan perbuatan mulia yang diabdikan bagi kemaslahatan bangsa dan negara," tandas Ibnu.

Loading...
Loading...