Rabu, 20 Desember 2017 21:11 WITA

'Diplonco' di Diklat Bela Negara, Kepsek Berterima Kasih ke None

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
'Diplonco' di Diklat Bela Negara, Kepsek Berterima Kasih ke None

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Meski  tergolong singkat, namun peserta Diklat Bela Negara Kepala SMA, SMK dan SLB di Rindam VII Pakkatto, Kabupaten Gowa, mengaku senang.

Seperti yang diungkapkan Kepala SMK Negeri 6 Jeneponto, Siti  Nurlia Ali. Meski menjengkelkan karena sering ‘dikerjai’ atau diplonco, namun dibalik itu banyak manfaat yang bisa mereka peroleh, terutama masalah kedisiplinan.

Ia juga mengaku beruntung dapat mengikuti Diklat ini. Pasalnya, banyak pelajaran yang bisa dipetik, terutama masalah cara hormat dan peraturan dalam baris berbaris sudah berubah.

"Untung ada pak None, yang memberi kita Diklat Bela Negara, terima kasih pak None," ujar Nurlia. 

Diklat Bela Negara bagi Siti Nurlia Ali menjadi pengalaman pertamanya. Kegiatan ini menurutnya, sangat bermanfaat, dapat memperkuat rasa nasionalisme, meningkatkan pengabdian kita terhadap negara dan bangsa.

"Semoga kegiatan ini dapat diteruskan dan ditingkatkan, dan bukan hanya kepada para kepala sekolah, tapi juga bagi guru-guru kita yang lainnya," harapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 21 Makassar, Mirdan Mi'ding juga mengungkapkan hal serupa. Meski Mirdan putra purnawirawan TNI namun melalui pelatihan bela negara bersama rekan-rekannya sesama kasek, jiwa korsa yang terbangun kian tinggi dan solid. 

"Saya berterima kasih kepada Pak Kadis. Diklat ini memberi arti lebih bagi kami saat hari-hari ke depan menjalankan tugas di sekolah masing-masing," ungkap Mirdan.