Senin, 18 Desember 2017 16:49 WITA

Pemda Gowa Segera Terapkan Aplikasi Pemantau Kinerja ASN

Editor: Fathul Khair Akmal
Pemda Gowa Segera Terapkan Aplikasi Pemantau Kinerja ASN

RAKYATKU.COM, GOWA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gowa, akan segera menerapkan sistem pemantauan Aparatur Sipil Negara (ASN), melalui sistem aplikasi Elektronik Remonerasi Kinerja (E-RK), seperti halnya yang sudah ada di Kota Bandung.

Terkait rencana tersebut, Pemda Gowa mendelegasikan Kabag Humas dan Kerjasama Setkab Gowa, Abdullah Sirajuddin didampingi Kasubag Peliputan, Widiah Restuti dan Kasubag Kerjasama, Erniwati untuk mempersiapkan penyusunan draft kerjasama melalui Memorandum of Understanding (MoU).

Kunjungan delegasi Pemda Gowa tersebut diterima Kabag Kerjasama Pemkot Bandung, Dodit Adrian didampingi Kasubag Kerjasama, Yana Supriatna dan Kabid Persandian Kominfo Bandung, Dini, Senin (18/12/2017).

Dodit menjelaskan aplikasi ERK yang diterapkan sejak 2016 di Bandung, dan baru pertama kali di Indonesia, dan sudah 108 pemerintah daerah yang akan melakukan kerjasama ERK tersebut. Sudah ada 50 daerah yang pasti bekerjasama dengan Pemkot Bandung, dan secara teknis sebanyak 50 Pemerintah Daerah di Tahun 2017.

Pemda Gowa Segera Terapkan Aplikasi Pemantau Kinerja ASN"Untuk ERK ini sudah 300 item aplikasi yang dimiliki dan dikelola. Namun dari jumlah itu, baru sekitar 30 item aplikasi yang bisa didownload. Khusus jumlah aplikasi ini, Pemkab Gowa hanya akan mendownload 3 aplikasi saja, yakni aplikasi yang bisa memantau kinerja ASN, aplikasi hibah bansos dan perizinan," ungkap Dodit.

Sementara Kabag Humas Pemda Gowa, Abdullah Sirajuddin mengatakan, Pemda Gowa sangat menginginkan aplikasi elektronik berbasis kinerja ini sebab sudah akan diterapkan per 1 Januari 2018 mendatang. 

"Jadi aplikasi ini khususnya terkait ERK itu kita akan mulai terapkan awal tahun depan. Aplikasi ini akan diberlakukan Pemkab mulai dari jajaran pemerintah kabupaten hingga pemerintah kelurahan," jelas Abdullah.

Rencananya kata Abdullah, selain menerapkan aplikasi ini, Pemkab juga akan bekerjasama terkait pembekalan calon operator aplikasi ERK ini.

"Kita juga akan lanjut ke tahap pembekalan calon operator yang akan menjadi teknisi pelaksana aplikasi ini," tambah Abdullah.

Pemkab Gowa mulai tahun depan akan menambah tunjangan penambahan penghasilan (TPP) bagi ASN. Karena itulah Pemkab Gowa, mencari satu bentuk sistem yang akan memantau kinerja ASN tersebut.

Terkait anggaran aplikasi tersebut, tambah Abdullah, Gowa baru minta satu jenis saja karena anggarannya setiap aplikasi ada di kisaran Rp 200-an juta. Dan Pemkab Gowa sudah menganggarkannya. 

"Rencananya dalam minggu ini MoU kerjasama ERK, kita lakukan antara pimpinan, Yakni Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil," demikian Abdullah.