Senin, 18 Desember 2017 16:37 WITA

BMKG Imbau Warga Tak Berlibur ke Daerah Pesisir Pantai

Penulis: Himawan
Editor: Fathul Khair Akmal
BMKG Imbau Warga Tak Berlibur ke Daerah Pesisir Pantai

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Meteorologi, Kilimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan untuk berhati-hati memilih destinasi wisata di pesisir pantai menjelang hari libur panjang yang akan jatuh pada Minggu depan. 

Hal ini dikarenakan, wilayah Sulsel bagian barat pada bulan ini telah memasuki puncak musim hujan yang akan berlangsung hingga Januari mendatang. Untuk itu, dampak seperti hujan lebat hingga petir dan angin kencang berpotensi terjadi di daerah pesisir pantai. 

"Prospek cuaca satu pekan ke depan untuk wilayah Sulsel bagian barat berpotensi hujan sedang-lebat, termasuk wilayah pesisir pantai bagian barat sehingga cukup berbahaya jika harus berlibur di sekitar pantai," ujar Rizky Yudha, salah satu prakirawan BMKG wikayah IV Makassar kepada Rakyatku.Com, Senin (18/12/2017).

Rizky menyebut nama-nama daerah pesisir pantai di wilayah Sulsel bagian barat yang rawan terjadi cuaca ekstrim ini ialah Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. 

Selain itu, tinggi gelombang di wilayah perairan Kep Sabalana, perairan Kep Selayar, Teluk Bone bagian Selatan, dan laut Flores mencapai 1,25-2,5 meter. Gelombang air laut yang lebih tinggi terjadi di wilayah Selat Makassar bagian selatan, dan perairan barat Sulawesi Selatan yang mencapai 2,5-4 meter. Rizky mengimbau, untuk berhati-hati jika menggunakan perahu kecil ketika ingin melintas ke pulau-pulau wisata. 

Namun, Rizky menyebut, potensi cuaca ekstrem ini secara klimatologi termasuk normal karena terjadi pada puncak musim hujan. 

"Secara klimatologi memang cuaca saat ini termasuk normal. Angin baratan yang membawa massa udara basah masuk ke wilayah Sulsel sehingga mengakibatkan hujan di wilayah Sulsel," pungkasnya.