Jumat, 15 Desember 2017 02:32 WITA

Kematian Sultan Disoal, Anak Beberkan Masalah Harta Gono-gini

Penulis: Syukur
Editor: Adil Patawai Anar
Kematian Sultan Disoal, Anak Beberkan Masalah Harta Gono-gini
Rini, anak dari istri pertama Sultan.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kematian seorang Ayah bernama Sultan, 60 tahun, kini dipersoalkan anaknya. Rini, anak Sultan dari istri pertama menilai kematian Ayahnya tidak wajar. Ia menduga, kematian ayahnya sengaja dilakukan oleh pihak tertentu.

Alasan Rini mendasar. Pegawai Lapas di Wajo ini menjelaskan, sebelum ayahnya meninggal, anak-anak beserta keluarga dari istri pertama dan kedua berseteru soal harta gono-goni.

"Kami curiga meninggalnya tidak normal, kami minta supaya diselidiki," ungkap Rini kepada Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda F Harahap yang juga berada di TKP, di Jalan Anggrek, Jumat dini hari (15/12/2017).

Rini juga curiga dengan kedatangan istri kedua saat Sultan meninggal. Mengingat antara Sultan dan istri kedua telah lama bercerai.

"Memang selama ini ada persoalan harta gono-gini, tapi yang saya heran kenapa istri keduanya tiba-tiba ada," tambahnya.

Kematian Sultan Disoal, Anak Beberkan Masalah Harta Gono-gini

(Jasad Sultan saat dibawa).

Rini juga membenarkan ayahnya hanya tinggal bersama anak dari istri kedua, Alfian. Namun kecurigaannya timbul saat mengetahui Ayahnya meninggal dengan keadaan membusuk tanpa seseorang disampingnya.

"Saya dan suami tinggal di Wajo Sengkang jadi jarang datang di sini. Kalau datang jenguk terkadang hanya PP. Tadi waktu perjalanan ke sini, saya kira ini adekku ada ji di sampingnya waktu sakratul maut tapi ternyata begini," katanya.

Kecurigaan Rini semakin besar saat dirinya menanyakan kematian ayahnya ke Alfian.

"Itu juga adekku, tidak mau bicara kalau ditanya kenapa bisa begitu," jelasnya.

Sementara Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Harahap mengatakan, pihaknya segera berkordinasi dengan pihak Dokpol untuk mengetahui pasti penyebab kematian Sultan.

"Untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya, itu tugas Dokpol dan kami sudah melakukan koordinasi terkait itu," ungkap Ananda kepada keluarga almarhum dari istri pertama.

Hingga saat ini di TKP, Tim dari Dokpol Polda Sulsel telah sampai di TKP. Terlihat juga anggota Tim Patmor Polda Sulsel berada di TKP untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.