Kamis, 14 Desember 2017 10:02 WITA

Pemprov Sulsel Siap Laksanakan Program Pemberantasan Korupsi

Penulis: Azwar Basir
Editor: Almaliki
Pemprov Sulsel Siap Laksanakan Program Pemberantasan Korupsi
Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017-2018, dan Satuan Tugas Pelaksana Rencana Aksi bernomor 3087/XII/Tahun 2017. 

SK ini merupakan salah satu bentuk upaya pencegahan korupsi pada Pemprov Sulsel, sekaligus sebagai bentuk aksi pencegahan dan penindakan korupsi secara terintegrasi di lingkup Pemprov Sulsel. 

Kepala Inspektorat Sulsel, Lutfie Natsir, mengatakan keputusan ini merupakan bentuk pencegahan secara terintegrasi.

"Monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh KPK adalah rangka pencegahan korupsi secara terintegrasi. Jadi semua OPD terintegrasi," kata Lutfi. 

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Sulsel ini saling terintegrasi, termasuk Inspektorat Sulsel. Walaupun keputusan gubernur baru disahkan, namun rencana aksi pencegahan korupsi sudah dilakukan secara terpola.

Pemprov Sulsel Siap Laksanakan Program Pemberantasan Korupsi

"Rencana aksinya sudah ditandatangani gubernur, ada tujuh Pokja dibentuk," sebut Lutfi. 

Untuk Inspektorat sendiri, dalam rencana aksi ini, memiliki peranan dalam penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Seperti apa kode etik, dan penguatan APIP menjadi level ketiga. 

Level ketiga sendiri adalah level integrated. Dalam level ini, APIP telah mampu menilai efisiensi, efektivitas ekonomis suatu kegiatan. Dan dalam level ini juga, APIP telah mampu memberikan konsultasi atas tata kelola, manajemen resiko dan pengendalian intern. 

"Kami mengawalnya dalam proses pengintegrasian hingga ke level tiga. Sekarang kita di level dua," imbuhnya. 

Pada level dua, tambah Lutfi, APIP mampu menjamin proses tata kelola sesuai dengan peraturan dan mampu mendeteksi terjadinya korupsi. "Tahun 2018 dimulai, tetapi tahapannya sudah dipersiapkan," tutupnya.