Rabu, 13 Desember 2017 10:22 WITA

Petir Sebabkan Listrik Padam di Wilayah Sulbagsel Tadi Malam

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Petir Sebabkan Listrik Padam di Wilayah Sulbagsel Tadi Malam
Perbaikan instalasi listrik oleh PLN di Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Humas PT PLN Wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Rosita mengatakan, pemadaman yang terjadi sejak pukul 23.42 Wita, Selasa (12/12/2017) malam tadi, disebabkan oleh adanya gangguan pada ruas transmisi Tello-Sungguminasa I.

"Gangguan ini mengakibatkan padam meluas pada sistem kelistrikan di wilayah Sulbagsel (Sulawesi Bagian Selatan)," ungkap Rosita melalui siaran persnya.

Mulai pukul 23.45 WITA, lanjutnya, sistem kelistrikan di Sulbagsel mulai dipulihkan secara bertahap, dan berhasil dinormalkan sepenuhnya pada pukul 03.38 Wita, Rabu (13/12/2017).

Adapun daerah yang mengalami pemadaman, antara lain Kota Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Gowa, Takalar dan sekitarnya. Sedangkan sistem kelistrikan diluar daerah tersebut tidak terkena dampak gangguan meluas. Karena berada di bawah sub sistem Bakaru-Sengkang.

Petir Sebabkan Listrik Padam di Wilayah Sulbagsel Tadi MalamHingga saat ini, petugas teknis PLN masih berupaya melakukan pengecekan ruas transmisi Tello-Sungguminasa I yang terkena sambaran petir tersebut. Saat ini Daya mampu sistem kelistrikan Sulbagsel 1250 MW dan Beban Puncak 1050 MW. 

Sementara itu, GM PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar, Bob Saril, menyampaikan, terjadinya gangguan transmisi Tello–Sungguminasa I akibat adanya sambaran petir.

"Kejadian tersebut di luar perkiraan PLN, dikarenakan adanya sambaran petir pada ruas Transmisi Tello-Sungguminasa I. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar hal serupa tidak terjadi kembali" ungkap Bob Saril.

Bob Saril mewakili PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Ia menuturkan, pihaknya akan terus berusaha, bekerja, melakukan upaya upaya sistematis dan terukur untuk mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari.

Tags