Senin, 11 Desember 2017 20:52 WITA

Panen Padi Organik di Lutim Capai 5 Ton Per Hektar

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Panen Padi Organik di Lutim Capai 5 Ton Per Hektar

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Bupati Luwu Timur, Thorig Husler bersama Wakil Bupati, Irwan Bahri Syam menghadiri Panen Perdana Padi metode System of Rice Intensification (SRI) Organik, hasil Kelompok Tani Bunga Padi yang berlokasi di Desa Tarabbi Kecamatan Malili, Senin (11/12/2017) Sore.

Hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Luwu Timur Najamuddin, Kadis Pertanian Lutim Muharif, Kadis PU Lutim Dohri Ashari, Perwakilan lembaga konsorsium cinta lingkungan Luwu Timur Muslimin, Kadis BPMPD Halsen, Kadis Sosial Sukarti, Kadis Pendidikan Labesse, Kepala Desa Tarabbi Sulaeman Palo, dan Kepala Desa Manurung Irwan Djafar.

Ketua Kelompok Tani Bunga Padi, Muh Rajab mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, atas bantuannya melalui Dinas Pertanian Luwu Timur, karena telah melakukan Pendampingan Kepada kelompok Tani Padi Organik yang ada di Desa Tarabbi. Hasilnya, Panen Padi metode System of Rice Intensification (SRI) Organik ini mencapai 5 ton per hektarnya.

"Sudah ada kelompok Tani yang masuk studi banding terkait Anakan padi organik yang berada di Kelompok Tani Padi Organik dan jumlah anakan 100 buah," ucap Rajab.

Panen Padi Organik di Lutim Capai 5 Ton Per HektarRajab juga meminta kepada Bupati agar akses jalan dusun dapat segera dibeton, serta akses jalan tani sekitar 3 kilo juga dipenuhi. Karena hal itu menjadi harapan Kelompok Tani dan Masyarakat Tarabbi. 

Sementara itu Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan petani lewat Kelompok Tani Padi Organik Desa Tarabbi melakukan Panen Perdana Padi Organik.

Loading...

Husler berharap, penyuluh bisa melakukan pendampingan serupa secara lebih luas, sehingga masyarakat bisa menerima banyak manfaat dari penanaman padi dengan metode System of Rice Intensification (SRI).

Panen Padi Organik di Lutim Capai 5 Ton Per Hektar"Perlu ada peningkatan luasan lahan yang ditanami padi metode System of Rice Intensification (SRI). Kalau saat ini hanya sekitar 1,5 hektar maka tahun depan diharapkan bisa dua kali lipatnya," ujar Husler.

Terkait harapan Masyarakat dan Kelompok Tani desa Tarabbi, Husler mengatakan kepada dinas terkait agar mengupayakan jalan beton di Dusun Tarabbi, dan pembuatan jalan tani yang dibutuhkan masyarakat. 

"Saya akan upayakan jalan tersebut agar petani dan masyarakat bisa beraktivitas lebih baik lagi" kata Husler disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir. 

Loading...
Loading...