Minggu, 10 Desember 2017 03:01 WITA

Kaum Yahudi Ortodoks AS Kecam Trump dan Israel

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Kaum Yahudi Ortodoks AS Kecam Trump dan Israel
Unjukrasa kalangan Yahudi Ortodoks di Amerika Serikat menentang kebijakan Trump terkait Yerusalem.

RAKYATKU.COM - Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel, juga mendapat kecaman dari warga negaranya. Kecaman bahkan datang dari kalangan orang-orang Yahudi ortodoks.

Mereka menggelar unjukrasa di New York, memprotes keputusan Trump. Seperti dilansir aa.com.tr, anggota kelompok agama Ortodoks Yahudi anti-zionis, yang dikenal sebagai Neturei Karta, memegang spanduk saat demonstrasi, 8 Desember. 

Dalam spanduk itu, mereka menyampaikan pesan bahwa negara Israel telah mencuri Tanah Suci. Biarkan Yerusalem seperti sedia kala. Dalam spanduk itu, kata Israel ditulis dalam tanda kutip. Yang mengisyaratkan, Israel sebenarnya bukan sebuah negara.  

Pengunjukrasa juga membentangkan spanduk berisikan bahwa pemahaman Yahudi menolak zionisme Israel atas Palestina. Ada juga spanduk bertuliskan Israel tidak mewakili umat Yahudi di dunia. 

Kaum Yahudi Ortodoks AS Kecam Trump dan IsraelDonald Trump tak henti-hentinya membuat kontroversi sejak naik memimpin tampuk kepemimpinan Paman Sam. Seperti mengeluarkan pernyataan sangat membenci kalangan imigran di Amerika Serikat. Terbaru, Trump menjadikan Amerika Serikat sebagai negara pertama yang mengakui bahwa Yerusalem adalah Ibukota Israel.

Amerika kemudian berencana memindahkan kedutaan besarnya di Tel Aviv ke kota suci umat Yahudi, Nasrani dan Muslim itu.