Jumat, 08 Desember 2017 15:24 WITA

Mahasiswa di Makassar Tolak Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mahasiswa di Makassar Tolak Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Mahasiswa Islam untuk Perubahan (LISAN) melakukan aksi unjuk rasa di bawah jembatan Fly Over, Makassar, Jumat (8/12/2017).

Aksi unjuk rasa ini terkait penolakan kebijakan Presiden Amerika, Donald Trump yang teleh memindahkan Ibu Kota Israel ke Yerussalem. Mahasiswa ini menilai, pemindahan ibu kota tersebut menambah bentuk penindasan yang terjadi di Palestina. 

"Kami menolak Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Yerussalem adalah Palestina. Ini membuktikan kalau Amerika dan Israel memang tidak pernah menginginkan perdamaian di timur tengah," kata Koordinator Aksi, Rahmadi, Jumat (8/12/2017).

Mahasiswa di Makassar Tolak Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Para mahasiswa ini juga menuntut pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika. Menurutnya, kebijakan-kebijakan Amerika di bawah pimpinan Donald Trump telah banyak melanggar nilai-nilai kemanusiaan. 

Selain berorasi, para pengunjuk rasa juga membagi-bagikan telur kepada para pengendara yang lewat di sekitar Fly Over. Selain itu, aksi pembakaran bendera simbolik Amerika Serikat dan Israel juga dilakukan para mahasiswa.