Jumat, 08 Desember 2017 14:53 WITA

Belasan Dokter RS Regional Sulbar Mengundurkan Diri

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Belasan Dokter RS Regional Sulbar Mengundurkan Diri

RAKYATKU.COM, MAMUJU - Beredar surat pengunduran diri dokter spesialis di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Dalam surat itu, ditandai dengan pernyataan para dokter yang ditujukan kepada Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat.

Salah satu yang dokter yang berhasil dikonfirmasi terkait aksi tersebut mengatakan, kali ini mereka tidak lagi hanya melakukan aksi mogok kerja, melainkan mengundurkan diri.

"Maaf, kami tidak mogok kerja. Kami sudah berhenti dari RSUD Provinsi Sulbar dan dari ASN (Aparatur Sipil Negara)," kata dr Harpandi, kepada Rakyatku.com, jumat (8/12/17). 

Terpisah, Direkrut RSUD Provinsi Sulbar, dr. Andi Munazir membernarkan adanya pengunduruan belasan dokter spesialis itu.

"Iya benar mereka mengundurkan diri dengan surat pernyataan dilayangkan ke kami tadi pagi. Saya belum tau apa alasan pasti mereka sampai ambil tindakan itu," kata Andi Munazir.

Menurut Munzir, pengunduran diri 17 orang dokter spesialis itu merupakan hal sepihak karena tanpa ada alasan apa motif dari pengunduran diri mereka. 

"Jangan melakukan hal seperti ini yang pada ujungnya masyarakat yang jadi korban, terutama yang sedang dirawat. Dan hal ini tentu harus jaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit," jelasnya.

"Kalau memang mereka inginkan saya harus mengundurkan diri dari jabatan sebagai direktur, apa alasannya? dan proses untuk jabatan direktur itu bukan karena saya mau sendiri, tapi inikan melalui proses sesuai prosedur dan melalui pertimbang baperjakat," tambahnya.

Berikut 17 dokter yang mengundurkan diri:

1. dr. Harpandi Rahim 
2. dr. Agus Priyanto
3. dr. Dewi Kartika Ningsih
4. dr. Ferry Santoso
5. dr. Fitria Sirajudin
6. dr. Mulyani Kadir
7. dr. Siti Zaenab Zaenudin
8. dr. Yuniarti Arsyad
9. dr. Ratna Oelan Sari
10. dr. Kamila
11. dr. Andi Evriana 
12. dr. Yusri Yusran
13. dr. Zaitun Sumule
14. dr. Marwati Nyak Hukom
15. dr. Ratna Limbu
16. dr. Agustinus
17. dr. Yusran Antonius