Jumat, 08 Desember 2017 12:50 WITA

Wanita ini Ubah Cairan Vagina-nya Jadi Parfum untuk Menarik Pria

Editor: Suriawati
Wanita ini Ubah Cairan Vagina-nya Jadi Parfum untuk Menarik Pria
Ilustrasi

RAKYATKU.COM - Pernahkah Anda mendengar tentang feromon? Itu adalah sejenis bahan kimia dalam tubuh yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual.

Menurut buku-buku sejarah, feromon digunakan sebagai metode rayuan oleh pelacur Eropa abad pertengahan untuk menarik pelanggan. Mereka mengambilnya dari cairan Miss V, dan mengoleskannya di belakang telinga, leher dan dada mereka.

Berdasarkan sejarah tersebut, seorang wanita bernama Allison Ramirez melakukan penelitian dan menciptakan sebuah parfume dengan menggunakan cairan vagina-nya, untuk memikat lawan jenisnya.

Dalam penelitiannya, wanita yang berprofesi sebagai penulis itu berkonsultasi dengan Saskia Wilson-Brown, pendiri dan direktur Institute for Art and Olfaction.

Wanita ini Ubah Cairan Vagina-nya Jadi Parfum untuk Menarik Pria

Saksia memberikan banyak pertimbangan pada Allison, termasuk beberapa aroma yang bisa ia campurkan pada parfumenya. Pada akhirnya, Allison memutuskan untuk menciptakan aroma cairan vagina yang berbau manis bercampur dengan cedar, rose dan civette.

Dengan berbekal 'senjata rahasia', Allison kemudian menguji parfum barunya dengan berkencan. Hasilnya mengejutkan, Allison mengatakan bahwa parfume yang ia gunakan benar-benar membuahkan hasil.