Kamis, 07 Desember 2017 23:47 WITA

Air Pasang di Pangkep Mengakibatkan Belasan Rumah Rusak

Editor: Adil Patawai Anar
Air Pasang di Pangkep Mengakibatkan Belasan Rumah Rusak

RAKYATKU.COM, PANGKEP - Mansyur, warga Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep, harus mendapatkan beberapa jahitan di punggungnya, lantaran tertimpa lemari kaca. Lemari itu karena air pasang yang merusak lantai rumahnya.

Tingginya air pasang disertai ombak yang melanda Pulau Karanrang juga membuat 15 rumah terkena dampak. Bahkan empat diantaranya mengalami rusak pada bagian lantai.

"Dia tertimpa lemari yang jatuh akibat lantai rumahnya yang amblas," ujar Mustafa, staf Desa Mattiro Bulu, kamis (7/12/2017).

Diakui Mustafa, setiap tahun air pasang melanda pulaunya. Namun, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, puncak air pasang tahun ini disertai angin dan ombak. Sehingga, bukan hanya rumah, tanggul penahan ombak di pulaunya juga ikut roboh.

Ia menjelaskan, warga yang lantai rumahnya rusak juga telah mendapatkan bantuan semen dari Pemerintah Desa Mattiro Bulu. Namun, untuk solusi jangka panjang, yang paling dibutuhkan warga adalah pemecah ombak, khususnya di titik-titik yang hingga kini belum dibanguni.

"Solusinya pemecah ombak, karena kebetulan yang terkena dampak air pasang ini lokasi yang memang belum ada pemecah ombaknya. Namun, sesuai hasil Musrembang desa belum lama ini, 2018 nanti sudah akan dibangun pemecah ombak di lokasi tersebut," terang Mustafa.