Kamis, 07 Desember 2017 22:40 WITA

Polres Palopo Dituding Bohong Soal Larangan Tahanan ke Pemakaman Orang Tua

Editor: Adil Patawai Anar
Polres Palopo Dituding Bohong Soal Larangan Tahanan ke Pemakaman Orang Tua
Kerabat MP.

RAKYATKU.COM, PALOPO - Pihak keluarga MP (16), membantah pernyataan Waka Polres , Kompol Woro Susilo, soal tidak diberikan izin MP melihat jenazah ayahnya.

Salah saru kerabat MP, Iswar Alias (29) mengatakan ,jika Kompol Woro Susilo tidak pernah memberikan izin untuk MP melihat jenazah ayahnya walaupun di lingkungan Mapolres Palopo.

"Ini yang kami harus luruskan, bahwa jenazah berada di Mapolres Palopo itu atas inisiatif keluarga, bukanlah dari pihak Polres Palopo," katanya saat ditemui di Rumah duka, Jalan Lingkar, Kelurahan Pontap, Kota Palopo, Kamis (7/12/2017).

Dia juga menyesalkan, pihak kepolisian yang dinilai mengesampingkan rasa kemanusiaan hingga tidak memberikan MP untuk mengikuti proses pemakaman ayahnya. Sebab katanya, pihak keluarga meminta izin hanya untuk 30 menit sebelum almarhum  ayah MP dikremasi 

"Ibu MP (Risda) bahkan sudah bersujud dihadapan Pak Waka Polres namun tetap tidak diberikan izin untuk keluarga," tambahnya.

Selain itu, Iswar juga mengatakan jika pernyataan Kompol Woro Susilo yang mengatakan jika pihaknya takut tahanan bisa melarikan serta akan ditahan oleh pihak keluarga itu sangat tidak berdasar.

"Logikanya dimana anak 15 tahun mau lari, terus ibu MP, Risda juga bahkan siap menggantikan anaknya di tahanan hingga dia dikembalikan kembali ke Mapolres," jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, selain keluarga MP beberapa anggota DPRD Kota Palopo juga bersedia untuk menjamin MP agar diberikan izin yakni, Budiman, Angga Bantu dan Hamka Pasau.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial. Video itu berisi tidak diizinkannya seorang lelaki untuk melihat pemakaman orang tuanya, oleh Polres Palopo. Padahal, lelaki itu tersangkut kasus narkotik, dan bukan pembunuhan.

Tags