Kamis, 07 Desember 2017 21:24 WITA

Kasus Penganiayaan Relawan Prof Andalan Berakhir Damai

Editor: Adil Patawai Anar
Kasus Penganiayaan Relawan Prof Andalan Berakhir Damai

RAKYATKU.COM, GOWA - Kasus penganiayaan Relawan Prof Andalan Sialing Dg Situru (45), di Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa yang mengakibatkan luka tebas bagian dada, punggung dan dan lengan berakhir damai.

Upaya damai tersebut dilakukan di ruang Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitong Kamis (7/12/2017) siang, dengan mempertemukan kedua belah pihak dan pemerintah setempat. 

"Kita hadirkan kedua pihak didampingi masing-masing istrinya, keluarganya, kepala desa, dan kepala dusun setempat," ugkap Shinto Silitonga. 

Shinto Silitonga menyampaikan pada prinsipnya permasalahan para pihak adalah peristiwa pidana murni dan tidak terkait dengan politik. Kepolisian sebagai pelayan dan pengayom masyarakat maka sudah menjadi kewajiban mengakomodir keinginan para pihak dalam suatu komunikasi.

"Kedua pihak menyampaikan keinginan masing-masing secara terbuka dengan hati yang dingin dan pada akhirnya para pihak memahami kekhilafan masing-masing, dan sependapat dan menandatangani pernyataan damai," papar Shinto Silitonga. 

Kasus Penganiayaan Relawan Prof Andalan Berakhir Damai

Kapolres Gowa berharap, perdamaian tersebut konstruksional dan memenuhi rasa keadilan bagi para pihak, karena para pihak masih memiliki hubungan keluarga.

"Kami harap pernyataan damai tersebut dapat memperbaiki hubungan pergaulan dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan warga desa," tambah Shinto Silitonga. 
 
Selain Kapolres Gowa, perdamaian tersebut juga disaksikan Kasat Intel AKP Surahman, Kapolsek Biringbulu, AKP Madenanri dan Kasubbag Humas, AKP M. Tambunan.