Kamis, 07 Desember 2017 20:05 WITA

Jelang Natal dan Tahun Baru, Lantas Polres Maros Survei Jalan Berlubang

Editor: Adil Patawai Anar
Jelang Natal dan Tahun Baru, Lantas Polres Maros Survei Jalan Berlubang

RAKYATKU.COM, MAROS - Untuk memperlancar arus lalu lintas menjelang hari Natal dan Tahun Baru, Sat Lantas Polres Maros melakukan survei pekerjaan jalan berlubang.

KBO Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Maros, Iptu Sofyanto mengatakan, hari ini pihaknya turun ke jalan melakukan survei jalan menjelang hari natal dan tahun baru, Kamis (7/8/2017).

Survei ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas pada saat  Natal dan Tahun Baru.
Mengingat pada musim hujan seperti ini juga berdampak pada kerusakan jalan, hal itu terbukti  banyaknya jalan berlubang. 

Lebih lanjut kata dia, setelah melakukan survei pihak Satlantas Polres Maros selanjutnya melakukan koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional agar dilakukan perbaikan.

Adapun titik atau jalan berlubang yang disurvei yakni di Jalan Poros Maros-Pangkep KM 3-4 atau di depan kantor Balitsereal dan Jalan Poros Pangkep KM 6-7 (sepanjang daerah Tambua hingga Belang-Belang).

"Jadi kita laporkan apa yang kita temukan ini ke Balai Besar Jalan Nasional. Tetapi langkah awal beberapa jalan rusak atau berlubang kita tambal menggunakan material seadanya yang ada disekitar jalan itu. Seperti sisa bongkaran aspal dan timbunan lain yang ada di sekitar lokasi jalan berlubang," paparnya

Sofyan mengatakan ada beberapa titik yang sudah ditambal oleh pihak Balai Besat Jalan Nasional, tetapi tambalannya tidak bertahan lama.

"Berdasarkan pengaduan masyarakat yang kami terima tentang penyebab  laka lantas itu karena jalan berlubang," akunya. Selain itu, dia juga mengaku fokus pada  lokasi rawan kemacetan atau perlambatan arus lalu lintas.

Dia mengurai beberapa Jalan Poros yang rawan macet yakni jembatan Kota Maros yang terjadi penyempitan, putaran depan Perum Graha Cemerlang pada malam hari, Pasar Tumpah Maccopa pagi dan sore hari, sepanjang toko jajanan buah dan kedai roti yang berada atau berjualan di bahu jalan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Sofyan mengaku pihaknya tetap melakukan pemantauan, kegiatan patroli, pengaturan lalu lintas dan penempatan pos pantau lalu lintas di wilayah sekitar lokasi kemacetan atau perlambatan arus.

Sedang untuk titik lokasi rawan kecelakaan dia arahkan personil patwal untuk mobile atau patroli pada jam-jam yang dianggap rawan. 

"Selain itu kita juga menempatkan personel Lantas Polsek untuk memantau lokasi rawan kecelakaan dan untuk penugasan pos pantau tersebut dimulai pukul 06.00 wita hingga pukul 18.00 wita,” bebernya. 

Sementara untuk pos pantau malam hari terdepan di depan Grand Mall untuk memantau wilayah sekitar Batas Kota hingga Maccopa. 

Sedangkan pos tetap itu ada di Pasar Sentral Maros yang memantau dari Maccopa hingga batas Pangkep-Maros. Dan pos di wilayah Bengo memantau  arus lau lintas dari Cenrana hingga batas Maros-Bone.