Kamis, 07 Desember 2017 18:51 WITA

Deretan Janji Marsekal Hadi Saat Menjabat Panglima TNI

Editor: Fathul Khair Akmal
Deretan Janji Marsekal Hadi Saat Menjabat Panglima TNI
Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: Adimaja/Antara)

RAKYATKU.COM - Marsekal Hadi Tjahjanto disetujui paripurna DPR menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. 

Namun, saat ini, Marsekal Hadi belum resmi menjabat sebagai Panglima TNI. Mekanisme berikutnya adalah pelantikan oleh Jokowi. 

Namun, Hadi sudah punya deretan janji-janji ketika sudah dilantik oleh Presiden Jokowi.

Yang pertama, menjaga netralitas. Hadi berjanji tidak terlibat politik praktis.

"Netral caranya kita memperkuat jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Di sana disebutkan bahwa TNI tidak berpolitik praktis dan mengikuti kebijakan politik negara," kata Hadi dikuip detik, Kamis (7/12/2017).

Selanjutnya, Hadi berjanji akan menjaga sinergitas TNI-Polri. Menurutnya, dua lembaga ini harus saling mendukung.

"(Soliditas TNI-Polri) Itu bagian dari tujuan adanya undang-undang nomor 34, undang-undang nomor 2. Kita harus sinkronkan semuanya. Kalau sinkron, tidak ada konflik lagi, kita semuanya juga senang kan. Jadi soliditas TNI-Polri itu yang penting, yang diperlukan itu," jelas Hadi yang kini masih menjabat sebagai KSAU.

Ketiga, ia akan memberdayakan industri pertahanan dalam negeri. Dirinya janji TNI akan menggunakan produksi buatan anak dalam negeri.

"Karena kita memiliki industri pertahanan seperti PT DI, PT PAL, Pindad, semuanya akan kita majukan. Keperluan-keperluan mendasar oleh TNI kita ambil dari sana semuanya," ujar Hadi.

Terakhir, masalah banyaknya perwira menengah (Pamen) di TNI yang non-job. Hadi mengatakan akan melakukan evaluasi atas hal tersebut. 

"Itu nanti kami evaluasi. Kita evaluasi ya. Itu nanti kami evaluasi berikutnya," ucap Hadi.