Kamis, 07 Desember 2017 17:55 WITA

Cara Dinas Kearsipan Makassar Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

Editor: Andi Chaerul Fadli
Cara Dinas Kearsipan Makassar Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Arsip merupakan unsur penting dalam lingkup pemerintah yang harus dijaga dan ditingkatkan essensinya, dengan melakukan suatu pembinaan dalam pengeloalaan kearsipan.

Pengelolaan arsip statis dan dinamis mutlak dilakukan. Pasalnya arsip menjadi rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media. Sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Baik yang dibuat maupun yang diterima oleh suatu lembaga negara.

Untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja dalam pelayanan di bidang arsip pada SKPD, maka Dinas Kearsipan Pemkot Makassar menggelar Sosialisasi manajemen arsip statis bagi SKPD, di Hotel Alden Jalan Lasinrang, Kamis (7/11/2017).

Cara Dinas Kearsipan Makassar Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

Membuka kegiatan, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Baso Amiruddin mengatakan bahwa kegiatan seperti ini, sangatlah penting artinya dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pengelola arsip.

“Kearsipan di setiap SKPD merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam mengelolaan kearsipan. Paling mendasar dari pengelolaan arsip adalah ketetapan menggunakan kode klarifikasi surat, karena tanpa menggunakan kode klarifikasi yang tepat tentunya arsip akan kacau,” kata Baso Amiruddin.

Sementara itu, Kepala Bidang Kearsipan  Dinas Kearsipan Kota Makassar, Musfida Mustajat mengungkapkan, tujuan kegiatan yaitu untuk mewujudkan tertib administrasi  dan tertib arsip dalam rangka memaksimalkan pelayanan publik.

Cara Dinas Kearsipan Makassar Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

“Melalui sosialisasi ini, kita harap setiap SKPD mampu menata dan mengelola kearsipannya secara profesional. Sehingga mampu meningkatkan akuntabilits pelayanan dibidang kearsipan,” ujarnya. 

Sosialisasi kearsipan yang digelar Dinas Kearsipan dihadiri 150 orang peserta pengelola arsip. Mulai dari unsur kelurahan, Puskesmas dan sekolah. Tampil sebagai narasumber yaitu Irsyal Natsir, Hamrani Hambali, serta Andi Bachtiar.