Kamis, 07 Desember 2017 15:46 WITA

SYL Temui Airlangga Hartarto, Bahas Munaslub?

Editor: Fathul Khair Akmal
SYL Temui Airlangga Hartarto, Bahas Munaslub?
Airlangga Hartarto (tengah) bersama Syahrul Yasin Limpo di Rujab Gubernur Sulsel menjelang Munaslub Golkar, tahun 2016.

RAKYATKU.COM - Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertemu dengan Airlangga Hartarto, di Jakarta, Rabu (6/12/2017) kemarin.

Airlangga yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian, memang disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Setya Novanto, bila Munaslub Golkar digelar.

Apakah SYL dan Airlangga bahas Munaslub?

SYL yang ditemui, enggan membeberkan. Ia hanya mengakui, pertemuan itu, hanya sekedar silaturahmi bisa saja sesama kader Golkar.

"Kita Cipika-cipiki saja lah, " kata SYL, Kamis (7/12/2017).

SYL Temui Airlangga Hartarto, Bahas Munaslub?Keduanya memang diketahui cukup dekat. SYL dan Airlangga, juga menjadi kandidat dalam Munaslub Golkar yang digelar pada Mei 2016 lalu. Dalam pencalonan keduanya saat itu, Airlangga pernah memboyong sejumlah pentolan partai beringin, dan menemui SYL di rumah jabatan gubernur Sulsel, di Jalan SAM Ratulangi.

Ketika ditanya lagi, apakah Gubernur Sulsel 2 periode ini, juga berniat kembali maju. SYL menjawab politis.

"Kita lihat saja situasi yang ada nantinya," tambah SYL, singkat.

Munaslub tahun lalu, SYL dan Airlangga memang dikabarkan tengah membangun kekuatan besar untuk maju di Munaslub Golkar. Bukan hanya Airlangga, SYL juga pernah kedatangan Aziz Syamsuddin, Mahyudin, dan Ade Komaroddin. Mereka pernah diisukan akan membangun koalisi.

Kini, disaat desakan Munaslub Golkar digelar, kembali muncul beberapa nama yang akan maju dalam perebutan kursi Ketua DPP Golkar. 

Selain Airlangga, ada nama Aziz Syamsuddin, Titiek Soeharto, dan Idrus Marham.

SYL Temui Airlangga Hartarto, Bahas Munaslub?Calon ketua umum pada Munaslub Golkar 2016

Akankah SYL kembali maju? Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dua periode ini, pernah mengutarakan hasratnya itu.

"Saya masih kader Golkar yang baik, jadi wajar jika orang menganggap saya layak gantikan Ketum. Demi rakyat untuk lebih baik, saya siap maju," kata SYL, (20/11/2017).

SYL percaya diri. Wajar saja memang. Saat bertarung kala itu, SYL berhasil mengantongi 28 dukunga DPD I Partai Golkar.

"Saya pernah maju Munaslub sebagai calon ketua saat ini. Saya bukan yang paling rendah, saya mendapatkan suara 28. Cuma satu, saya tidak mengeluarkan uang waktu itu," lanjutnya.

Apalagi, terdapat suara dari kader internal partai, yang tidak menginginkan ada kesan "putra mahkota" di Partai Golkar dalam pemilihan ketua umum pengganti Setya Novanto. Hal ini terkait adanya kader tertentu, yang disebut-sebut sebagai calon kuat ketua umum, dan bisa terpilih secara aklamasi.