Kamis, 07 Desember 2017 14:44 WITA

Gugatan Pencegahan ke Luar Negeri Setya Novanto Ditolak PTUN

Editor: Fathul Khair Akmal
Gugatan Pencegahan ke Luar Negeri Setya Novanto Ditolak PTUN
Setya Novanto.

RAKYATKU.COM - Gugatan Setya Novanto terhadap Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, terkait larangan bepergian ke luar negeri ditolak Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Gugatan Setya Novanto ditolak, karena PTUN merasa pencegahan ke luar negeri dan penarikan paspor oleh Dirjen Imigrasi Kenenkumham sudah sesuai perundang-undangan yang berlaku. 
Peraturan yang dimaksud adalah Undang-undang No 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, PP No 31 tahun 2013 tentang Pelaksanaan Peraturan Perundang-undangan Keimigrasian, dan Peraturan Menkumham No 8 tahun 2014.

"Menyatakan ekspesi tidak diterima untuk seluruhnya. Memutuskan satu, menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya. Kedua meminta penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp263 ribu," ucap Ketua Majelis Oenoen Pratiwi di sidang PTUN Jakarta, Kamis (7/11/2017).

Pascaputusan itu, kuasa hukum akan berkonsultasi dengan kliennya. Mereka akan menentukan langkah hukum selanjutnya setelah berkomunikasi dengan Setya Novanto.

"Bagaimana sikap selanjutnya? Kita punya kesempatan melakukan upaya hukum. Apakah hak akan digunakan atau tidak, akan kami konsultasikan dengan klien," tutur Saifullah setelah persidangan dilansir CNNIndonesia.

Saat ditanyai urgensi pencabutan pencekalan tersebut, Saifullah tak banyak menjawab. Ia mengatakan, gugatan ini diajukan sebelum Setnov ditetapkan tersangka dan ditahan KPK. Upaya hukum di PTUN hanya untuk menjalankan hak hukum Setnov.

Setya Novanto mengajukan gugatan pada Jumat (20/10) dengan nomor perkara 219/G/2017/PTUN.JKT dengan pihak tergugat adalah Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Sedangkan materi pokok perkara yang diajukan dalam gugatan Setnov itu antara lain meminta PTUN mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya, menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Pejabat Tata Usaha Negara Nomor: IMI.5.GR.02.05-3.0656 tanggal 2 Oktober 2017 tentang pencegahan ke luar negeri dan penarikan paspor sementara atas nama Setya Novanto.