Kamis, 07 Desember 2017 10:07 WITA

Alasan Polres Palopo Larang Tahanannya Antar Jenazah Orang Tua

Editor: Almaliki
Alasan Polres Palopo Larang Tahanannya Antar Jenazah Orang Tua
Woro Susilo (songkok hitam)

RAKYATKU.COM, PALOPO - MP (16), tahanan Polres Palopo yang diamankan akibat menggunakan narkotik, harus menelan pil pahit dari intitusi pengayom masyarakat ini.

Pasalnya, selain mengalami duka yang cukup mendalam akibat ulahnya itu, dirinya juga harus merelakan kepergian sang ayah dan hanya mampu melihatnya di balik keranda mayat.

Hal tersebut terjadi, disebabkan tidak diberikannya izin oleh pihak Polres Palopo kepada MP untuk kembali ke rumah duka, serta mengantarkan jenazah ayahnya ke peristirahatan terakhirnya.

Kepada awak media, Wakapolres Palopo, Kompol Woro Susilo, mengatakan jika pihaknya tidak mengizinkan akibat adanya ketakukan di tubuh Polres Palopo.

"Ini kasus atensi dan kita tidak memberikan izin karna kita takut pelaku ini akan kabur atau akan ditahan oleh pihak keluarganya," katanya, Kamis (7/12/2017).

Lebih jauh, dia menjelaskan jika pihaknya hanya mampu memberikan izin bagi pelaku untuk melihat jenazah ayahnya di dalam lingkungan Mapolres Palopo.

"Kita tadi memberikan izin kepada pelaku untuk melihat jenazah ayahnya di Mapolres. Makanya kita arahkan keluarganya untuk mengatar jenazahnya ke sini," jelasnya.

Sebelumnya, Polres Palopo melarang MP (16) untuk mengikuti pemakaman ayahnya Nurdin Bin M Nur yang dimakamkan, Rabu (6/12) siang.