Rabu, 06 Desember 2017 18:35 WITA

Gelar Diskusi Kemitraan, DPRD Makassar Bahas Terobosan Tingkatkan PAD

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Gelar Diskusi Kemitraan, DPRD Makassar Bahas Terobosan Tingkatkan PAD

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali menggelar program kemitraan Anggota Dewan bersama masyarakat, yang mengangkat tema 'Terobosan Peningkatan Pendapatan Daerah Dalam Akselarasi Pembangunan', Rabu (06/12/2017).

Kegiatan berupa diskusi ini digelar di pelataran parkir Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Nitro Makassar, dengan menghadirkan narasumber Wakil Ketua I DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, Prof Marzuki, DEA dan dimodeoratori oleh Yusran, SKM.

Dalam pemaparannya, ARA mengungkapkan, dari tahun ke tahun pendapatan kota Makassar mengalami peningkatan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencari pola untuk mengintesifikasi potensi pendapatan daerah itu sendiri.

Gelar Diskusi Kemitraan, DPRD Makassar Bahas Terobosan Tingkatkan PAD“Pemerintah selalu mengupayakan bagaimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini bisa ditingkatkan, sesuai dengan tagline Walikota Makassar saat ini untuk ingin menjadikan Makassar dua kali tambah baik,” ungkapnya.

ARA mengakui, pajak merupakan salah satu sumber pendapatan yang belum terlalu maksimal. Hal ini dikarenakan kesadaran wajib pajak masih kurang untuk tertib dan disiplin membayar pajak.

“Kalau semua masyarakat kota Makassar bisa disiplin untuk membayar pajak, luar biasa pembangunan Kota Makassar dan saya yakin bisa lebih baik daripada kota Singapura,” tandas ARA.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Perizinan Satu Pintu (PTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri mengungkapkan, upaya peningkatan pendapatan tidak lepas dari penyerapan pajak dan izin yang menjadi sumber utama pendapatan asli daerah, dan salah satu inovasi yang dilakukan pemerintah kota Makassar saat ini dengan menerapkan sistem online.

“Kami sebentar lagi akan menerapkan pengurusan dan pembayaran izin secara online sehingga masyarakat lebih gampang dan bisa mengetahui sampai dimana pengurusan yang telah mereka daftar,” tandasnya.