Rabu, 06 Desember 2017 17:15 WITA

Lima Komputer di Gedung ICT UNM Raib Dicuri

Editor: Almaliki
Lima Komputer di Gedung ICT UNM Raib Dicuri

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lima unit komputer di lantai 2 lab. Akuntansi Gedung ICT, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Makassar (UNM), dibobol maling. Kejadian ini diduga terjadi di hari Senin malam (6/12/17) lalu. 

Kejadian bermula ketika Rahmatia yang juga petugas kebersihan, masuk ke ruangan tersebut untuk bersih-bersih pada Selasa, (5/12/17) pagi. Saat membersihkan ruangan tersebut, Rahmatia menyadari jumlah komputer tersebut berkurang dari jumlah yang sebelum ia tinggalkan sehari sebelumnya. 

Rahmatia menyadari ada lima unit komputer yang masing-masing bertipe empat komputer putih ukuran 20 inch, dan satu komputer hitam ukuran 20 inch. Rahmatia pun langsung melaporkan pihak fakultas setelah menyadari lima unit komputer raib. 

"Waktu saya masuk pagi untuk membersihkan, saya menyadari kalau ada hilang komputer. Ada lima komputer hilang. Empat Lenovo, satu Asus warna hitam. Saya sadar kalau ada hilang, karena saya tahu betul semua tempat komputer," kata Rahmatia kepada Rakyatku.Com, Rabu (6/12/17).

Lima Komputer di Gedung ICT UNM Raib Dicuri

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Iqbal mengatakan bahwa pihaknya baru mendapat laporan pencurian dari UNM sekitar pukul 14.00 wita. Setelah memproses laporan tersebut, pihaknya langsung menuju UNM untuk olah tempat perkara. Anggota Polsek Rappocini dibantu Tim Identifikasi Polrestabes untuk mengolah tempat perkara. 

"Kami mendapat laporan sekitar pukul 2 siang tadi. Kami langsung bergegas dibantu tim identifikasi Polrestabes. Insyaallah segera kita akan mengungkap pelakunya," kata Iqbal kepada Rakyatku.Com. 

Iqbal menduga, pencuri komputer di ICT UNM ini membobol ventilasi pada lantai dua untuk mengangkut komputer curiannya. 

Dari pantauan Rakyatku.com, tim identifikasi Polrestabes telah mendapat sidik jari pelaku pencurian lima unit komputer ini. Beberapa barang bukti lainnya juga telah dibawa polisi untuk dikembangkan.