Senin, 04 Desember 2017 18:27 WITA

Sampah di Makassar Bakal Jadi Energi Terbarukan

Editor: Fathul Khair Akmal
Sampah di Makassar Bakal Jadi Energi Terbarukan
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto menerima kunjungan dari Faveo Trading, di Kantor Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (4/12/2017). 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, menerima kunjungan dari Faveo Trading, di Kantor Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (4/12/2017). 

Kunjungan ini untuk membahas progres kerjasama pengolahan sampah menjadi energi. Faveo Trading merupakan perusahaan perdagangan, yang saat ini tengah memperluas jaringan bisnisnya di bidang waste to energy dan berfokus pada persiapan perhitungan bisnis, feasibility study dan analisis keuangan.

"Kunjungan kami untuk membahas progres kerjasama mengubah sampah kota menjadi energi yang terbarukan, yang menggunakan produk ramah lingkungan," ucap Commodity Brokers Faveo Trading Belanda, Kees Janse.

Janse memaparkan, dalam kerjasama ini, Pemerintah Kota Makassar bertugas menyuplai material sampah kota, penyiapkan lahan, perlindungan investasi, menjadi kapasitas hukum, dukungan pemasaran dan juga sebagai bagian dari pemegang saham. 

Sampah di Makassar Bakal Jadi Energi TerbarukanPihak Faveo Trading, menyiapkan pendanaan, operasional, penyediaan alat dan teknologi, ketenagakerjaan, legalitas perusahaan serta pengembalian modal dan keuntungan.

Pada saat ini, Kees Janse mengaku sudah memulai komunikasi dan telah menyiapkan bussines cases untuk lima kota di Indonesia. Seperti Padang, Batam, Yogjakarta, Balikpapan dan Makassar. Jangka waktu kerjasama yang dinilai profitable minimal 15 tahun. 

"Kalau Padang kita sudah jalan pada tahap negosiasi. Tapi untuk Makassar, Batam dan Balikpapan masih dalam proses menuju kesepahaman," ungkapnya. 

Pemilihan Makassar sebagai salah kota untuk diajak bekerjasama, karena Makassar dinilai sebagai salah satu trend setter untuk kota-kota besar yang ada di Indonesia. 

"Bisa berperan dalam program waste to energy di Kota Makassar adalah harapan terbesar kami," jelasnya.

Sementara, Danny Pomanto mengaku sangat mengapresiasi hal tersebut. Kendati sudah banyak negara yang menawarkan diri terkait proyek ini, namun tawaran dari Belanda ini menjadi bahan pertimbangan di tahun 2018 mendatang.

"Tawaran ini sangat menarik. Karena mengubah sampah jadi energi. Tapi kami masih mempertimbangkan saat ini sesuai Pepresda nantinya di 2018 mendatang kita sudah jalankan," pungkasnya.