Senin, 04 Desember 2017 12:42 WITA

KARS Survey RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng

Editor: Andi Chaerul Fadli
KARS Survey RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Sebanyak 3 anggota Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menggelar survei akreditasi di RSUD Anwar Makkatutu di Kabupaten Bantaeng, Senin (4/12/2017). Survei ini akan berlangsung selama 4-6 Desember 2017. 

Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah mengatakan, survei akreditasi ini merupakan kegiatan penting dalam peningkatan pelayanan mutu kesehatan. "Kalau RSUD Prof dr HM Anwar Makkatutu Bantaeng sudah lulus, maka akan meningkatkan pelayanan kesehatan. Baik di tingkat era pasar bebas seperti MEA yang berdaya saing tinggi hingga tingkat nasional, bahkan internasional," jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr Sultan menjelaskan, para tim survei berasal dari berbagai profesi kesehatan. Terutama dokter spesialis dan senior-senior dari keperawatan.

"Ini ada langkah dari sebelumnya telah dilakukan Survei Simulasi Akreditasi pada 25-27 September lalu. Kemarin Survei Simulasi pembimbingannya 70 persen dan penilaiannya 30 persen. Kalau sekarang, Survei Akreditasi pembimbingannya 30 persen dan penilaian 70 persen," jelasnya.

KARS Survey RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng

Adapun beberapa indikator yang telah tercapai, kata dr Sultan, seperti Asessment Awal Medis. "Bagaimana memberikan pemahaman kepada pasien sebelum memberikan operasi, seperti (diharuskan) puasa, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan penunjang lainnya," paparnya.

Dengan peraihan predikat akreditasi, berguna untuk melihat apakah rumah sakit bekerja sesuai aturan dan fungsi serta akan menjadi pengakuan dari Pemerintah bahwa layak beroperasi.

"Kami berharap agar pengisian rekam medis harus diisi sebelum 24 jam. Jadi admijistrasi itu sangat penting, harus seimbang antara administrasi dan tindakan (medis)," tegasnya.

"BPJS Kesehatan  tidak akan bekerjasama jika rumah sakit terakreditasi. Sementara sekitar 75% pasien kami (berasal) BPJS," ujarnya.