Selasa, 19 April 2016 11:09 WITA

Pengakuan Aminata, Gadis Belia yang Jual Diri Demi Sekolah 

Editor: Suriawati
Pengakuan Aminata, Gadis Belia yang Jual Diri Demi Sekolah 
Aminata

RAKYATKU.COM - Ini kisah yang memilukan tentang gadis 15 tahun yang terpkas jual diri agar bisa bersekolah!

"Saya berhubungan seks dengan klien di malam hari dan pergi ke sekolah di pagi hari," kata Aminata dengan suara rendah sambil menundukan kepala. Ia mulai bercerita, bagaiman ia melayani tiga klien setiap malam, saat usianya masih belia.

Aminata mengatakan ia sangat ingin pergi ke sekolah, dan itu adalah satu-satunya cara agar dia bisa membayar biaya pendidikan.

Aminata merupakan warga Sierra Leone, salah satu negara termiskin di dunia, di mana biaya pendidikan £40 (sekitar Rp752 ribu) per tahun membuat banyak keluarga memaksa anaknya berhenti sekolah karena tidak mampu membayar.

Karena keluarga Aminata tidak bisa membiayainya, maka dia akhirnya memilih jalan itu. 

Ia mengatakan, jika beruntung, dia bisa memperoleh sebanyak £9 (sekitar Rp170 ribu), tapi ini bukan dari satu klien, melainkan tiga orang. Dengan uang yang ia kumpulkan, ia harus membeli makan, pakaian, seragam sekolah, buku dan membayar biaya pendidikan. 

loading...

"Saya tidak merasa itu pilihan baik, tapi saya tidak punya pilihan lain, meski tidak ada orang untuk mendukung saya," katanya. 

Di sekolah, Aminata berusaha melakukan yang terbaik dan berpura-pura seolah semuanya baik-baik saja. Tak ada yang tahu bagaimana dia bertahan hidup, bahkan teman-teman yang dekat dengannya. Tapi ini tak bertahan lama, karena Aminata hamil, dan tidak ada lagi yang bisa disembunyikan. Pada akhirnya ia harus meninggalkan sekolah.

Aminata tentu tak sendiri, di negara negara miskin ada banyak anak anak yang terpaksa menjual diri demi mewujudkan mimpi mereka menjadi "seseorang." Banyak pula di antara mereka yang harus menelan pahitnya kemiskinan dan putus sekolah.

Menurut United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), di Sierra Leone, hanya ada 20 persen dari anak laki-laki yang mencapai pendidikan minimal SMP, sementara perempuan hanya 9,5 persen.

(Sumber: Dailymail)

Tags
Loading...
Loading...