Jumat, 01 Desember 2017 03:00 WITA

Wanita Ini Dibayar Rp 540 Juta untuk Keliling Dunia

Editor: Adil Patawai Anar
Wanita Ini Dibayar Rp 540 Juta untuk Keliling Dunia

RAKYATKU.COM - Pekerjaan yang dilakukan Sorelle Amore tentu membuat banyak orang iri. Bagaimana tidak, wanita asal Australia ini dibayar untuk berkeliling dunia dan mengunjungi 12 lokasi mewah selama tiga bulan. Ia mampu melakukan hal tersebut berkat menang dalam sebuah perlombaan.

Wanita 28 tahun ini memperoleh kesempatan untuk bisa bepergian ke tempat-tempat eksotis dunia seperti Moroko dan Bahama. Sebagai gantinya, ia harus mengunggah pengalaman perjalanannya di media sosial instagram dan menulisnya dalam blog.

Uang yang didapatnya untuk menjalani profesi ini pun tidak sedikit. Ia mendapat hadiah sebesar US$ 40 ribu atau Rp 540 juta. Ia juga mendapat biaya tambahan US$ 10 ribu per bulan sebagai ongkos bepergian dan diperbolehkan membawa satu temannya untuk jalan-jalan.

"Saat sedang berjalan-jalan, saya juga memanfaatkan waktu untuk mengedit video, foto dan menulis artikel," tutur Amore dilansir dari dailymail, Kamis (30/11/2017).

Amore mampu mendapat pekerjaan tersebut berkat kemampuannya untuk menulis blog, mengambil video dan foto. Demi mendapat pekerjaan ini, wanita asal Ballina tersebut mengaku harus mengalahkan 17 ribu orang pelamar lain.

Beberapa destinasi yang Amore telah kunjungi antara lain kepulauan Bahama, Kroasia, Fiji, Maroko, Kosta Rika, Spanyol dan China. Wanita berambut pendek ini juga pernah mengunjungi Bali selama seminggu sebagai bagian dari petualangannya.

Loading...

Tapi memenangkan tiket yang didambakan untuk berkeliling dunia secara gratis bukanlah tugas yang mudah. Amore bekerja tanpa kenal lelah untuk meyakinkan pihak penyelenggara bahwa dia adalah wanita yang tepat untuk pekerjaan itu. Pengalamannya sebagai seorang blogger dan fotografer juga sangat membantu.

"Tidak ada orang lain di finalis yang memiliki keinginan sekeras saya, dan kegigihan saya terbayar," ungkapnya.

Pekerjaan yang dilalui Sorelle memang jadi dambaan banyak orang. Meski demikian petualangan 13 minggu tanpa jeda tentu memberinya suka duka tersendiri.

Amore mengaku, tekanan untuk selalu mencari lokasi pemotretan yang sempurna dan tepat waktu tentu melelahkan. Seringnya berpindah bandara untuk berkeliling ke tempat yang baru juga membuatnya sering letih.

"Jangan salah sangka, beban kerja masih ada dan terkadang waktu tidur saya juga tidak banyak. Meski begitu, ini tetap pekerjaan terbaik," pungkasnya.

Loading...
Loading...