Minggu, 19 November 2017 22:56 WITA

Ditinggal Istri ke Kebun, Pria Ini Cabuli Anak Gadisnya

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Ditinggal Istri ke Kebun, Pria Ini Cabuli Anak Gadisnya

RAKYATKU.COM - Seorang siswi salah satu SD di Kecamatan Bikomi Selatam, inisial DN (13) diperkosa ayah kandungnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kasus ini terbongkar setelah, ibu korban inisal KA pulang dari kebun. Setiba di rumah, ia kaget saat masuk ke kamar melihat DN duduk termenung di tempat tidur seolah kehilangan akal.

Sementara, Yohanes suaminya berdiri dalam keadaan bugil. Herannya, saat bertanya terkait peristiwa itu justru dirinya mendapat amarah dan pukulan dari Yohanes. Bahkan, DN anaknya pun tak menjawab, sebab takut dianiaya Yohanes suaminya.

KA mengatakan, karena tak puas sehingga telepon keluarga dan menyarankan untuk mengadu ke polisi. Akhirnya KA bersama korban ke Polres TTU untuk mengadu terkait perlakuan Yohanes karena sering mendapat kekerasan dan ancaman. Bahkan, termasuk ketiga anaknya juga sering dipukul.

KA hanya bisa pasrah lantaran saat mengadu di Polsek Noemuti dan saat ditanya polisi, DN anak sulungnya mengaku diperkosa Yohanes ayah kandungnya. Bahkan, tindakan bejat itu sudah berulang kali sejak bulan Juni lalu.

"Saya kaget anak saya mengaku kalau diperkosa bapaknya. Sehingga polisi di Polsek suruh kami datang lapor di Polres," kisahnya sebagaimana dilansir Jawapos.

Sementara, korban DN dihadapan polisi mengaku, hubungan tersebut sudah berlangsung sejak bulan Juli lalu. Bahkan, sudah berulang kali di saat rumah sepi. Dia mengaku takut mengadu ke ibunya karena takut ayahnya mengancam akan pukul.

Bukan hanya itu, korban mengaku biasanya ayahnya dalam keadaan mabuk alkohol sehingga memaksanya berhubungan badan. Tindakan tidak terpuji dilakukan berulang kali di saat rumah sepi atau KA ibunya sedang pergi ke kebun.

"Saya mau lapor takut diancam, takut kena marah. Biasanya kadang mabuk bapak paksa dengan saya," kisahnya.

Terhadap peristiwa itu paman korban, AA mengaku sangat kesal terhadap tindakan bejat itu. Sebagai ayah tentunya harus merawat, menjaga dan melindungi buah hati sendiri bukannya bertindak bejat.

AA mengaku sering mendapat laporan dari KA saudarinya, karena sering diperlakukan kasar bukan hanya memarahi tetapi memukul menggunakan kayu besar. Selain KA, juga anak-anak sering dianiaya dan dipukuli hingga luka.

"Dia kalau pulang mabuk sopi istri dan anak-anak sasaran dapat marah dan kena pukul," tandasnya.

Dia meminta polisi segera memproses hukum Yohanes, sehingga ada efek jerah. Dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya karena sudah merusak masa depan buah hati sendiri.