Kamis, 16 November 2017 16:43 WITA

Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat di Mamuju

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat di Mamuju

RAKYATKU.COM, MAMUJU - Operasi Zebra 2017 yang digelar secara serentak berakhir pada Selasa (14/11/2017). Selama 14 hari, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Mamuju, Sulawesi Barat, menjaring ratusan pengendara.

Kasat Lantas Polres Mamuju, AKP Suhartono mengatakan, selama operasi tersebut digelar ada 311 pelanggar ditilang. Jumlah tersebut, kata Suhartono, mengalami peningkatan dibanding operasi yang sama pada 2016 sebanyak 273 pelanggar.

"Tahun 2016 ada penindakan tilang sebanyak 273 pelanggar. Tahun ini naik menjadi 311 pelanggar yang kami berikan penindakan tilang, naik hampir 20 persen," kata Suhartono di Mapolres Mamuju, Kamis (16/11/2017).

Pelanggaran tersebut, kata Suhartono, didominasi oleh kendaraan roda dua. Mereka rata-rata tidak memakai kelengkapan dan melengkapi dokumen kendaraan.

Operasi Zebra, Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat di Mamuju

Selain kasus pelanggaran lalu lintas, pihak Satlantas Mamuju juga menemukan kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dengan korban jiwa sebanyak 2 orang.

Menurut Suhartono, jumlah korban jiwa kasus lakalantas tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun 2016 yang mencapai 3 korban jiwa. Sementara kerugian materil pada tahun 2017 sebesar Rp300 ribu. Jumlah tersebut jauh mengalami penurunan dibandingkan tahun 2016 yang mencapai Rp17 juta.

Ia menjelaskan, untuk penegakan pelanggaran lalu lintas, pihaknya melakukan tiga jenis upaya, yakni secara prepentif, reprentif dan refrensif. "80 persen kami gunakan reprensif atau tilang, 10 persen prepentif dan 10 persen reprentif," tukasnya.