Kamis, 16 November 2017 14:39 WITA

Hingga Kini Wanita yang Ditelanjangi Masih Trauma Berat

Editor: Fathul Khair Akmal
Hingga Kini Wanita yang Ditelanjangi Masih Trauma Berat
Potongan gambar saat warga menelanjangi dan menganiaya MA dan R di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/11/2017)

RAKYATKU.COM - MA, wanita yang diarak dan ditelanjangi oleh Ketua RT dan warga di Tangerang, mengalami trauma mendalam.

Kapolres Kabupaten Tangerang, AKBP Sabilul Alif mengatakan, MA tidak mau keluar rumah dan menolak bertemu dengan siapa pun.

"Masih trauma, enggak mau ketemu siapa-siapa," ujar Sabilul dikutip kompas, Kamis (16/11/2017).

Sabilul mengatakan, saat ini, MA ditempatkan di safe house. MA didampingi tim psikiater hingga kondisi kejiwaanya kembali normal.

"Kita dampingi terus ya, kita datangkan psikiater untuk mengobati traumanya itu. Karena kan dia sampai enggak mau ketemu orang juga, berat itu," kata Sabilul.

loading...

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka adalah G, T, A, I, S dan N.

G adalah ketua RW 03 dan T merupakan ketua RT 07 Sukamulya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Menurut Sabilul, T merupakan orang pertama yang menggerebek dan memobilisasi massa.

Sabilul menambahkan, G selaku ketua RW diduga terlibat menganiaya R dan MA. Dia melakukan itu beserta empat pelaku lainnya. "Perannya ini yang mengikat, kan ada sempet di video itu yang memegang tangan perempuan itu, ada peran juga yang memegang, ada yang memukul, ada yang ikut membuka pakaian," kata Sabilul.

Para pelaku terancam dijerat pasal 170 KUHP tentang penganiayaan juncto pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Loading...
Loading...