Rabu, 15 November 2017 22:12 WITA

SYL Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tingkat Sulsel

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
SYL Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tingkat Sulsel

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan Pangan Tingkat Sulsel yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultural Sulsel di Hotel Singgasana Makassar, Rabu (15/11/2017).

Pada Rakor ini, dibahas arah kebijakan pembangunan ketahanan pangan tahun 2018. Juga disertai diskusi cerita sukses pembangunan ketahanan pangan Kabupaten Enrekang.

Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sampai sekarang tidak ada persawahan yang terdata secara teknis dan tidak tertanami secara optimal. Di Sulsel, salah satu strategi yang paling dasar dari pertanian yaitu memanfaatkan lahan produktif terutama yang telah beririgasi teknis.

"Sampai sejauh ini kita yakin lahan tersebut telah memberikan kontribusi, pertanian kita paling kondusif secara nasional," kata SYL sapaan akrab Syahrul Yasin Limpo. 

SYL menyebutkan, untuk kebijakan pangan, Sulsel selalu memikirkan kepentingan nasional, tetapi juga tetap memperhatikan kebutuhan lokal masyarakat Sulsel.

"Kalau ada bencana di Indonesia yang paling pertama bereaksi itu Sulawesi Selatan," ungkap SYL.

SYL Buka Rakor Dewan Ketahanan Pangan Tingkat Sulsel

Dalam kesempatan itu juga, gubernur dua periode ini mempaparkan pekerja di sektor pertanian. Menurutnya, Sulsel tidak kekurangan petani, namun tetap berupaya menciptakan minat orang untuk berprofesi sebagai petani.

"Dipikiran saya, cuma harus dimekanisasi, berpikir bagaimana itu petani tidak kotor kakinya tetapi tetap bertanam," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultural Sulsel, Fitriani melaporkan kinerja pertanian Sulsel.

Fitriani menyebutkan, pada tahun 2016 produksi padi sebanyak 5,7 juta ton dengan ekuivalen dengan beras 3,4 juta ton, untuk jagung dengan produksi 2 juta ton.