Rabu, 15 November 2017 15:22 WITA

Mamuju Jadi Tempat Edaran Narkoba

Editor: Almaliki
Mamuju Jadi Tempat Edaran Narkoba

RAKYATKU.COM, MAMUJU - Direktur Narkoba Polda Sulbar kembali merilis hasil penangkapan pelaku pengedar narkoba jenis sabu dan obat-obatan keras, di ruang Aula Polda Sulbar, Rabu (15/11/17). Pelaku narkoba ini merupakan hasil tangkapan polisi di beberapa tempat yang berbeda.

Di hadapan sejumlah wartawan, Direktur Narkoba Polda Sulbar, Kombes Pol. Anwar, menyebutkan ketiga pelaku narkoba yang diamankan yakni AGH (33), BB (46), dan ARD (25).

Anwar menjelaskan, untuk tersangka ARD yang merupakan warga Parepare, ditangkap di Pasangkayu Kabupaten Mamuju Utara, saat hendak melintas ke Palu Sulteng.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 200 gram dengan nilai sekitar Rp300 juta dengan ancaman 5 tahun penjara.

Di tempat yang berbeda, polisi juga berhasil membekuk tersangka BB. Dari tangan BB, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 10 gram. 

Untuk pengedar obat keras jenis Tramadol, juga di tempat yang berbeda, polisi berhasil mengamankan pelaku AGH. Ia diamankan dengan Tramadol berbentuk kapsul dan pil dengan jumlah kurang lebih 900 butir.

Terkait adanya pelaku kejahatan narkoba ini. Kata Anwar, pihaknya terus mengembangkan kasus untuk bisa menangkap bandarnya. Dia juga mengatakan, bahwa wilayah Mamuju ini masuk dalam daerah pelintasan narkoba yang strategis. Sehingga butuh komitmen dan bersama masyarakat, dalam membantu pengungkapan kasus kejahatan narkoba.

"Selain Mamuju menjadi tempat peredaran narkoba. Wilayah Mamuju juga menjadi lintasan strategis antarprovinsi. Terbukti, satu kurir berhasil kami amankan dari Pare tujuan Palu, dengan membawa sabu seberat 200 gram," Pungkasnya.

Tags