Rabu, 15 November 2017 13:31 WITA

DPLH Sulsel Gelar Bimtek Penyelenggaraan KLHS

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
DPLH Sulsel Gelar Bimtek Penyelenggaraan KLHS

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Sulsel menggelar bimbingan teknis mengenai Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), di Hotel Colonial Makassar, Rabu (15/11/2017).

Kepala Bidang Tata Lingkungan DPLH Sulsel, H Muis mengatakan, KLHS merupakan dasar dalam pengambilan keputusan kebijakan. Menurutnya, jika prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah dipertimbangkan, maka dampak negatif dari pembangunan tersebut dapat dihindari.

"Peran KLHS pada perencanaan pembangunan dan perlindungan hidup bersifat menguatkan. Karena KLHS membantu dalam proses penyusunan dan evaluasi rencana pembangunan meliputi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) beserta rincinya," ujarnya.

DPLH Sulsel Gelar Bimtek Penyelenggaraan KLHSSementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kabid Tata Ruang Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (DSDA-CKTR) Provinsi Sulsel, Andi Yurnita mengatakan, melalui kegiatan ini, pihak Pemprov memperkenalkan ke kabupaten/kota se Sulsel, tentang bagaimana penyusunan RTRW berdasarkan kajian KLHS yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Ada pelingkupan peran, di sini kita melihat isu-isu yang terjadi di kawasan provinsi maupun di kabupaten/kota. Kemudian melakukan identifikasi isu-isu yang sering dirasakan masyarakat, selanjutnya kita rumuskan strategisnya, apa saja yang perlu dilakukan dalam menghindarkan kemungkinan kerusakan lingkungan, apabila terjadi pembangunan di suatu wilayah," papar Ayu, sapaan akrabnya.

DPLH Sulsel Gelar Bimtek Penyelenggaraan KLHS

Ia pun berharap, dengan adanya kegiatan Bimtek ini, seluruh pihak terkait bisa menegakkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Setiap kabupaten/kota perlu menghitung betul bagaimana daya dukung dan daya tampung dari kabupaten/kota, selain itu, kita juga harus memperhitungkan dari tiga aspek, yakni lingkungan, sosial dan ekonomi," pungkas Ayu.