Rabu, 15 November 2017 11:55 WITA

Advetorial

Bupati Jeneponto Buka Musyawarah Tani Musim Tanam

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Bupati Jeneponto Buka Musyawarah Tani Musim Tanam

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Sektor pertanian harus menghadapi berbagai kendala, sementara target produksi terus meningkat tiap tahunnya. 

Hal ini mendorong Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar musyawarah tani yang disebut Empo Sipitangarri, untuk menghadapi musim tanam, di jl Lanto Dg Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Rabu (15/11/2017).

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengungkapkan, beberapa kendala yang harus dihadapi petani saat ini adalah kondisi iklim yang sulit diprediksi dan cenderung ekstrim, serta lahan pertanian yang makin sempit karena pertumbuhan penduduk.

"Lahan petani yang sempit, akibat kebutuhan perumahan dan lahan industri, di sisi lain daya tarik sektor pertanian yang semakin menurun menjadikan petani cenderung melepas kepemilikan lahan, ditambah lagi dengan kurangnya ketertarikan dan minat tenaga kerja muda yang diakibatkan ketidakpastian pendapatan di sektor pertanian," paparnya.

Bupati Jeneponto Buka Musyawarah Tani Musim TanamSelain itu, adapula persoalan kelangkaan pupuk, serangan hama pada tanaman, maupun harga jual komoditi pertanian yang tidak berpihak kepada petani. 

"Permasalahan ini tentunya harus mendapatkan penanganan 
dengan cepat, karena kebutuhan pangan dan target produksi terus meningkat," ujar Iksan. 

"Jadi kegiatan Empo Sipitangarri ini untuk menemukan solusinya, serta menjadi ajang konsolidasi dan silaturahmi, juga mengarahkan petani agar lebih terorganisir sehingga program pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dapat terwujud," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Jeneponto, Ahmad mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk menciptakan suatu kesepakatan jadwal waktu tanam yang tepat, pola tanam yang optimal terhadap pelaksana intensifikasi pertanian, terutama pada daerah yang terjamin irigasi. 

Bupati Jeneponto Buka Musyawarah Tani Musim Tanam"Perlunya pemahaman kebijakan pembangunan pertanian kepada
semua stake holder sehingga tercipta suatu kesepakatan kegiatan yang lahir dari perencanaan yang matang," jelas Ahmad. 

"Jeneponto ini menghadapi musim tanam tahun 2017/2018 dengan curah hujan sekitar di bulan November. Maka penting memberikan motivasi dan pemahaman kepada petani untuk saling berintraksi dan melaksanakan kesepakatan yang dibuat," tambahnya.