Rabu, 15 November 2017 08:32 WITA

Militer Rusia Pakai Screenshot Video Game untuk Buktikan Dukungan AS ke ISIS

Editor: Suriawati
Militer Rusia Pakai Screenshot Video Game untuk Buktikan Dukungan AS ke ISIS
Salah satu foto yang diposting Kementerian Pertahanan Rusia ke Facebook

RAKYATKU.COM - Sebuah postingan Kementerian Pertahanan Rusia di Facebook menunjukkan adanya bukti bahwa Amerika Serikat membantu pejuang ISIS di Suriah. Tapi, ada yang salah dari salah satu foto yang diunggah, karena itu diketahui hanyalah screenshoot video game.

Menurut postingan tersebut, angkatan udara AS telah mencoba untuk menghalangi serangan Rusia terhadap militan Negara Islam. Tuduhan itu disertai dengan foto-foto satelit yang diklaim menunjukkan sebuah konvoi kendaraan dari militan Negara Islam yang meninggalkan kota asal Aljazair, Albu Kamal pada 9 November 2017.

Namun, ada satu foto sama persis dengan apa yang ada dalam video promosi untuk game mobile bernama AC-130 Gunship Simulator: Special Ops Squadron.

Militer Rusia Pakai Screenshot Video Game untuk Buktikan Dukungan AS ke ISISDari simulator video game, ada pesan di pojok kanan yang berbunyi "cuplikan Pengembangan. Ini adalah pekerjaan yang sedang berjalan. Semua konten dapat berubah." Sayangnya, Kementerian Pertahanan tampaknya lupa untuk melakukan croping pada bagian itu.

Sejak hal itu terungkap, Kementerian Pertahanan Rusia telah menghapus postingan Facebook-nya.

Pada hari Selasa (14/11/2017) Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa seorang karyawan telah melampirkan foto yang salah. Kementerian tersebut mengatakan akan menyelidiki insiden tersebut.

 

AC-130 Gunship Simulator: Special Ops Squadron sendiri bukan game mobile yang sangat terkenal. Studio di belakangnya, Byte Conveyor, belum memperbarui halaman Facebook-nya sejak Desember 2015.

Selain menjadi tragedi bagi rakyat Suriah, perang sipil Suriah juga telah digunakan oleh AS dan Rusia untuk meningkatkan pengaruhnya di wilayah yang dilanda perang tersebut.