Rabu, 15 November 2017 07:30 WITA

Polisi Buru Pengunggah Video Pasangan yang Ditelanjangi 

Editor: Fathul Khair Akmal
Polisi Buru Pengunggah Video Pasangan yang Ditelanjangi 
Potongan gambar saat warga menelanjangi dan menganiaya MA dan R di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/11/2017).

RAKYATKU.COM - Kepala Polres Kabupaten Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, kepolisian akan memburu perekam, pengunggah, dan penyebar video pengarakan dan penganiayaan sepasang kekasih di Cikupa, Tangerang, Banten.

"Selanjutnya langkah lain tentunya kami sudah sosialisasi ke beberapa media. Ada empat akun yang langsung ditutup dan ada beberapa akun lain yang saat ini kami laksanakan cyber patrol," kata Sabilul melalui akun Facebook pribadinya, Selasa (14/11/2017).

Kepolisian akan menelusuri perekam sekaligus pengunggah video pertama ke media sosial.
Menurut dia, video tersebut tidak dilayak dipertontonkan dam disebarluaskan ke khalayak.

Sabilul berpesan kepada pihak yang menerima kiriman video tersebut untuk tidak ikut menyebarluaskan dan langsung menghapusnya.

Selain itu, tim siber juga akan menghilangkan konten tersebut di media sosial. Sebab, video tersebut menampilkan kedua korban dalam keadaan tanpa busana.

"Kami sudah bentuk tim dan dengan bantuan rekan-rekan, semoga dapat segera terungkap serta dapat segera menghilangkan konten pornografi di media sosial," pungkasnya. 

Pelaku perekaman, pengunggahan, dam penyebaran video bisa dijerat Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Saya sampaikan (agar) langsung dihapus. Khususnya bahwa video ini tidak pantas dipertontonkan dan disebarluaskan," pungkasnya.