Selasa, 14 November 2017 22:19 WITA

Musim Hujan, Wilayah di Jeneponto Ini Rawan Bencana 

Editor: Fathul Khair Akmal
Musim Hujan, Wilayah di Jeneponto Ini Rawan Bencana 
Sekertaris Badan Penanggulan Bencana Daerah BPBD Jeneponto, Nur Sila dan Kasi Logistik, Sulfikar.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO -  Potensi rawan bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung patut diwaspadai di sejumlah daerah di Jeneponto. 

Salah satunya di Kecamatan Tamalatea, Tarowang. Hampir setiap tahun menjadi langganan banjir, akibat terjadi pedangkalan sungai dan saluran drainase yang tersumbat.

Selain itu, ada pun potensi rawan banjir dan longsor terdapat pada daerah pengunungan seperti Rumbia, Bangkala, Tarowang dan Arungkeke. Di daerah ini, juga hampir setiap tahun mengalami banjir. 

"Untuk di Tamalatea sendiri memang memgalami pedangkalan pada muara sungai yang perlu pengerukan sungai. Mulai drainasenya di boyong dan sungai kanawa itu," jelas Sekertaris Badan Penanggulan Bencana Daerah BPBD Jeneponto, Nur Sila, Selasa (14/11/2017).

Hanya saja, untuk menangani itu butuh anggaran besar, sementara kesiapan anggaran yang ada cuman Rp1 miliar. Itu hanya dana tanggap darurat dan tidak ada biaya untuk penanganan pengerukan sungai.

"Kita butuh anggaran yang memadai untuk menangani semua itu. Kalau anggaran yang Rp1 miliar itu hanya untuk operasional tanggap darurat dan logistik. Tak ada kesiapan anggaran penanganan pengerukan sungai. Entahlah kalau di dinas pekerjaan umum," tambah Nur Sila didampingi Kasi logistik Sulfikar.