Selasa, 14 November 2017 17:08 WITA

Dinas Lingkungan Hidup Lutim Resmikan Bank Sampah Induk 

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Dinas Lingkungan Hidup Lutim Resmikan Bank Sampah Induk 

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Kabupaten Luwu Timur akhirnya memiliki Bank Sampah Induk, yang diresmikan pada hari ini, di belakang Kantor Samsat Luwu Timur Desa Puncak Indah, Selasa (14/11/2017).

Peresmian ini juga dirangkaikan dengan launching Gerakan Membangun Bank Sampah (Gerbang Sampah), ditandai dengan pemukulan gong oleh Staf Ahli Bidang Hubungan Antara Lembaga Pusat dan Daerah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ilyas Asaad, dan didampingi Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler.

Peresmian bank sampah ini menjadi strategi dalam mengembangkan dan membangun kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur, Andi Tabacina mengatakan, manfaat adanya Bank Sampah Induk ini, untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan bersih dari sampah.

Selain itu, DLH ingin mengembangkan dan membangun kepedulian masyarakat agar dapat berkawan dengan sampah. Menurutnya, simpanan uang dari tabungan sampah bisa menjadi penopang perekonomian masyarakat. 

"Selain mampu membuat lingkungan bersih dan nyaman, bank sampah juga dapat memberikan kesejahteraan bagi orang yang mengelolanya, awalnya sampah, sekarang menjadi berkah," ujar Andi Tabacina. 

Dinas Lingkungan Hidup Lutim Resmikan Bank Sampah Induk Sementara itu, Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler memuji karya nyata yang sudah ditunjukkan Dinas Lingkungan Hidup yang sangat peduli dengan pengelolaan sampah. 

“Ini merupakan gagasan yang sangat bagus dan berdampak luas dalam membantu mengurangi sampah,” puji Husler. 

Ia menambahkan, ide cemerlang seperti ini patut diapresiasi karena sangat baik untuk membentuk suatu generasi di masa mendatang, yang punya kepedulian terhadap lingkungan, serta tumbuhnya budaya pemilahan sampah.

"Selain bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, Bank Sampah ini juga memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat. Ada nilai ekonimis yang bisa dinikmati warga dari pengumpulan sampah ini," tambah Husler.

Staf Ahli Bidang Hubungan Antara Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ilyas Asaad juga sangat menyambut baik program ini. Menurutnya, salah satu inovasi yang menjadi penentu keberhasilan meraih Piala Adipura adalah program Bank Sampah. 

"Selain sebagai salah satu pendorong meraih Piala Adipura, bank sampah juga mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat yang menjadi anggotanya. Sebab di sana ada transaksi yang menghasilkan uang," ungkapnya. 

Peresmian dan lauching ini juga turut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Malili Khairul, Wakapolres Luwu Timur Kompol Sunardjo, Anggita DPRD Andi Endhy dan Harisah, Ketua TP PKK Luwu Timur Puspawati Husler, Kepala SKPD dan Camat serta undangan lainnya.