Selasa, 14 November 2017 15:21 WITA

Kecanduan Suntik Synthol, Pria ini Jadi Berlengan Popeye

Editor: Suriawati
Kecanduan Suntik Synthol, Pria ini Jadi Berlengan Popeye
Foto: Instagram

RAKYATKU.COM - Siapapun yang ingin membentuk otot harus melakukan latihan ekstra seperti angkat besi, disertai diet kaya protein. Tapi, karena ini menyita banyak waktu, seorang pria berusia 21 tahun dari Rusia memilih cara instan, dengan menyuntik minyak sintetis atau synthol ke lengannya.

Hasilnya, Kirill Tereshin kini memiliki otot yang besar, seperti yang dia harapkan. Tapi, itu terlihat kurang proporsional dengan anggota badannya yang lain. Malah, ia kini terlihat seperti karakter kartun Popeye. Tapi Kirill puas dengan itu, dan rutin membagikan fotonya di Instagram.

Menurut laporan, Kirill telah menjadi kecanduan suntik synthol, dan selalu menyuntikkan dirinya dengan dosis tinggi.

Awalnya ia mulai menyuntikkan 250 ml synthol ke lengannya, tapi itu hanya membuat ototnya tumbuh sebesar 1 inci. Dia tidak terlalu senang dengan itu, jadi sekarang dia menyuntikkan seliter untuk menjaga agar lengannya terlihat besar.

Kirill mulai menyuntikkan synthol pada musim panas yang lalu, dan berhasil meningkatkan ukuran ototnya hingga 10 inci dalam 10 hari.

 

A post shared by k1rya26rus (@s_1_a_c_k_3_r) on

"Untuk mencapai ukuran seperti itu, Anda perlu menyuntikkan seliter ke lengan Anda. Saya melakukannya dan demam sampai 40 derajat, saya terbaring di tempat tidur, merasa seperti sedang sekarat, tapi ternyata semuanya baik-baik saja."

Meskipun dia telah menghadapi banyak kritik, dia mengklaim bahwa dia tidak akan berhenti menyuntik dirinya dengan synthol, dan berharap suatu saat bisa memecahkan rekor binaraga.

Tapi sayang, akibat suntikan synthol, otot-ototnya mulai terlihat meradang, kulit lengannya juga tampak berbeda warna dari bagian tubuhnya yang lain.

Menyuntikkan synthol ke otot memang biasa dilakukan oleh binaragawan, tapi dalam dosis kecil. Sementara itu, untuk penggunaan berlebihan, ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa suntikan synthol dapat menyebabkan emboli paru, kerusakan saraf, infeksi, sklerosing lipogranuloma, stroke dan kista.

Tags