Selasa, 14 November 2017 08:41 WITA

Hendak Mengaji, Siswi Kelas 1 SD Dicabuli di WC

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Hendak Mengaji, Siswi Kelas 1 SD Dicabuli di WC

RAKYATKU.COM - Durhakim (66), warga Desa Peruin, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi ini diamankan polisi. Kakek yang kesehariannya tukang bersih-bersih WC umum ditangkap setelah dilaporkan melakukan pencabulan terhadap bocah kelas 1 SD.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk melalui Kanit Reskrim AKP I Komang Muliyadi mengatakan, pelaku diduga melakukan perbuatan pencabulan terhadap RN (7).

Peristiwa itu terjadi saat korban berjalan sendiri hendak menuju musala mengikuti pengajian pada Senin, (13/11/2017) sore. Korban yang mengenal pelaku, tidak menaruh rasa takut dan curiga ketika digiring ke sebuah WC umum di lokasi lapangan Gilimanuk.

Lokasi yang sepi membuat pelaku melancarkan rayuan dengan sedikit mengancam korban yang saat itu mulai ketakutan sambil menggenggam seperangkat kelengkapan ngaji. Sambil mengancam mengurung korban di kamar mandi, pelaku menyodorkan uang Rp 10 ribu kepada korban untuk membuka celananya.

"Tindakan pencabulan dilakukan di dalam WC. Pelaku berusaha menciumi bibir korban dan melepas celana korban secara paksa," kata Muliyadi.

Saat itu, lanjut Mulyadi, pelaku sempat memasukkan jari telunjuk kirinya secara berulang-ulang ke alat kelamin korban. Tidak puas sampai di situ, pelaku kemudian mengeluarkan kemaluannya dan berusaha memasukkan ke kemaluan korban.

"Korban yang merasa kesakitan berusaha untuk teriak dan kabur meninggalkan pelaku," jelasanya dilansir Merdeka, Selasa (14/11/2017).

Korban yang ketakutan mengadu kepada rekan-rekannya dan diantar oleh pengurus musala ke orangtuanya. Korban menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tua korban hingga dilanjutkan untuk melapor ke Polsek.

"Berdasar laporan tersebut kami melakukan tindakan pengamanan sementara pelaku. Keterangan korban sudah kami ambil termasuk melakukan visum," bebernya.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa uang tunai Rp 10 ribu telah diamankan di Mapolsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk proses lebih lanjut.