Senin, 13 November 2017 14:16 WITA

Kendaraan Dinas di Luwu Terjaring Operasi Zebra

Editor: Fathul Khair Akmal
Kendaraan Dinas di Luwu Terjaring Operasi Zebra
Mobil Ford Ranger yang bertuliskan Tagana dengan logo Kabupaten Luwu di kedua sisi pintunya terjaring razia yang digelar jajaran Satlantas Polres Luwu, di Jalan Topoka, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (13/11/2017).

RAKYATKU.COM, LUWU - Sejumlah kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, terjaring Operasi Zebra yang digelar jajaran Satlantas Polres Luwu, di Jalan Topoka, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (13/11/2017).

Salah satu diantara dikendaraan berplat merah tersebut,  dikendarai oleh oknum bernama Muhammaf Adi Palaguna, yang mengaku sebagai Dosen IAIN Palopo.

Adi Palaguna terlihat mengendari mobil Ford Ranger yang bertuliskan Tagana dengan logo Kabupaten Luwu di kedua sisi pintunya, dengan nomor polisi DP 8021 F.

Dia terpaksa mendapatkan surat tilang dari Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Suhermanto lantaran tidak mampu menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM). 

"Saya punya SIM pak, tapi saya lupa  bawa, saya ini dosen IAIN pak," kata Muhammad Adi Palaguna saat petugas meminta untuk menunjukkan surat kelengkapan kendraannya.

Selain itu, Adi Palaguna juga terlihat sedikit ngotot, saat petugas hendak menuliskan namanya di atas surat tilang. "Kan beda pak kalau tidak bawa dan tidak punya," katanya.

Sementara dua kendaraan mobil dinas lainnya milik Kabid Alat Berat PUPR, Kabupaten Luwu, dengan nomor polisi DP 8003 F juga ditilang karena mati pajak. Demikian dengan motor plat merah DD 6931 S  yang dikendarai oleh pegawai yang mengaku dari sekretariat DPRD Luwu ditilang karena SIM sudah mati.

AKP Suhermanto juga menjelaskan, jika hingga saat ini, pihaknya telah menjaring sebanyak 200 kendaraan selama Operasi Zebra. "Sekarang operasi hari ke-13, sudah sekitar 200 kendaraan yang terjaring razia," jelasnya.