Senin, 13 November 2017 11:46 WITA

Pedagang Pasar Sentral Makassar Siapkan Perlawanan Jika Dibongkar Paksa

Editor: Andi Chaerul Fadli
Pedagang Pasar Sentral Makassar Siapkan Perlawanan Jika Dibongkar Paksa

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pedagang Pasar Sentral Makassar mengancam akan melakukan perlawanan, jika Pemerintah Kota Makassar memaksa pembongkaran lapak.

Pasalnya pihak pedagang bersama pemerintah melalui PD Pasar Makassar Raya telah sepakat terkait relokasi 163 lapak yang dilaksanakan sejak pukul 10.30 Wita, di Jalan KH Agus Salim.

"Kemarin kita sudah sepakat bahwa pembongkaran hari ini tidak ada unsur paksaan. Jadi yang di bongkar itu hanya lapak pedagang yang memang setuju di bongkar," kata Pedagang Pasar Sentral Makassar, Muammar pada Rakyatku.com, Senin (13/11/2017).

Muammar juga menilai, langkah pengamanan relokasi yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar terkesan berlebihan dan menakuti para pedagang.

Setidaknya ada sekira 250 personil yang disiagakan. Terdiri atas 150 personil dari Polres Pelabuhan dan jajaran, serta 115 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan dua unit mobil Pemadam Kebakaran.

Sementara itu, Camat Wajo, Ansar mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya menjadi penengah antara pedagang dan PT Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR) selaku pengembang.

"Kami terus berupaya secara persusif, agar semua pedagang termasuk pedagang kaki lima, bisa memperoleh kunci dan menempati lapak di New Makassar Mall. Nanti baru nego harganya," ujar dia.